PT.Pupuk Kujang siap kan stok Pupuk memadai untuk hindari kelangkaan saat masa tanam 2020
-->

Advertisement


PT.Pupuk Kujang siap kan stok Pupuk memadai untuk hindari kelangkaan saat masa tanam 2020

REDAKSI
24 Desember 2019


LKI-CHANNEL , JAWA BARAT
PT Pupuk Kujang memastikan bahwa stok pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan musim tanam awal tahun 2020 di wilayah Jawa Barat dan Banten aman, disampaikan Indra Gunawan selaku Kabag Hubungan Eksternal PT Pupuk Kujang. Dalam menjamin distribusi pupuk urea bersubsidi dan mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran di lapangan, pemerintah menerapkan sistem Distribusi Pupuk Bersubsidi secara tertutup dengan mempergunakan sistem distribusi dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).


Sesuai ketentuan Kementerian Pertanian, produsen pupuk diwajibkan menyimpan stok sampai untuk kebutuhan dua minggu kedepan, tapi pada praktiknya, PT Pupuk Kujang sebagai anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan stok setara dengan stok untuk dua bulan ke depan bahkan lebih. Hal ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan pada saat terjadi lonjakan permintaan di musim tanam.

Indra  menjelaskan, sampai saat ini, stok urea  untuk  Jawa Barat dan Banten  mencapai 234.021 ton atau 425% dari ketentuan stok 3 minggu sebesar 55.082 ton , Untuk NPK, stoknya mencapai 55.867  ton  atau  hampir lebih dari lima kali lipat  dari ketentuan  sebesar  10.031  ton.  Sedangkan  pupuk  organik,  stoknya  mencapai  11.979  ton  atau 185% dari ketentuan 6.087 ton. Ketersediaan stok pupuk yang cukup banyak ini guna mempersiapkan musim tanam ke-II dan akhir tahun.
Sementara  itu  pencapaian  Realisasi  penyerapan  pupuk  urea  bersubsidi  di  Jabar-Banten,  sampai  dengan  19 Desember 2019,  mencapai 484.019 ton jumlah  itu  setara  dengan  81%  dibandingkan  kebutuhan Dinas Pertanian sebanyak 595.147 ton. Ujar Indra Gunawan Selasa 24/12.

-Stok Pupuk Kabupaten Karawang
Sampai dengan 19 Desember 2019  stok  pupuk urea bersubsidi di gudang lini III wilayah Karawang dapat  dipastikan  aman  yaitu  stoknya  mencapai  6.252 ton atau 116% dari ketentuan stok 3 minggu kedepan sebesar 5.384 ton. Sedangkan stok pupuk NPK Phonska sebanyak 1.727 ton atau 115% dibandingkan dengan ketentuan stok 3 minggu kedepan sebesar 1.489 ton. Pupuk Organik sebanyak 633 ton atau 111% dari ketentuan stok 3 minggu kedepan sebesar 567 ton, ketersediaan ini cukup sampai akhir tahun.

Realisasi penyaluran di Kabupatan Karawang pupuk urea bersubsidi sebesar 49.900 ton atau 88% dibandingkan kebutuhan Distan sebesar 56.679 ton. Sedangkan serapan NPK Phonska mencapai 20.786 ton atau 90% dari kebutuhan menurut Distan sebesar 23.076 ton dan penyaluran pupuk Organik mencapai 88% atau sebesar 7.625 ton dibandingkan angka kebutuhan menurut Distan sebanyak 8.646 ton. Perkiraan serapan pupuk akan tinggi pada puncak masa tanam nanti diawal 2020 mendatang, kata Indra.

-Stok Pupuk Kabupaten Purwakarta
Sampai dengan 19 Desember 2019 stok pupuk urea bersubsidi di gudang lini III wilayah Purwakarta  mencapai  1.906 ton atau 182% dari ketentuan stok 3 minggu kedepan sebesar 1.044 ton. Sedangkan stok pupuk NPK Phonska sebanyak 809 ton atau 274% dibandingkan dengan ketentuan stok 3 minggu kedepan sebesar 295 ton. Pupuk Organik sebanyak 1.906 ton atau 182% dari ketentuan stok 3 minggu kedepan sebesar 1.044 ton, ketersediaan ini cukup sampai akhir tahun.

Realisasi penyaluran di Kabupatan Purwakarta pupuk urea bersubsidi sebesar 7.687 ton atau 83% dibandingkan kebutuhan Distan sebesar 9.300 ton. Sedangkan serapan NPK Phonska mencapai 3.567 ton atau 83% dari kebutuhan menurut Distan sebesar 4.300 ton dan penyaluran pupuk Organik mencapai 97% atau sebesar 371 ton dibandingkan angka kebutuhan menurut Distan sebanyak 382 ton.

Dalam  penyaluran  pupuk  bersubsidi  di  lapangan,  Indra  juga  mengatakan,  pihaknya  bekerjasama dengan stakeholder dan masyarakat yang aktif dalam memonitoring penyaluran  pupuk untuk sektor tanaman pangan. Hal ini agar pupuk bisa sampai ke tangan petani dengan prinsip 6T (Tepat Tempat, Tepat  Harga,  Tepat  Jumlah,  Tepat  Mutu,  Tepat  Jenis,  Tepat  Waktu).

“Kami  berharap  dengan  komitmen  bersama  ini, antara perusahaan, distibutor dan kios dapat terus bersinergi dengan baik,  untuk  mengedepankan  kepentingan  petani,  dan  kelancaran  penyaluran pupuk bersubsidi khususnya di wilayah Jawa Barat & Banten secara optimal” pungkas Indra.

Untuk diketahui PT Pupuk Kujang memproduksi urea dengan kapasitas 1.140.000 ton per tahun, pupuk NPK 200.000 ton per tahun ,pupuk organik 20.000 ton per tahun. Angka tersebut melebihi kebutuhan pupuk untuk di wilayah Jawa Barat dan Banten selama satu tahun berdasarkan ketentuan.pungkas Igun Gunawan    (yopi)