Tim Terpadu Polres Bogor Terus Berupaya Evakuasi Korban Banjir
-->

Advertisement


Tim Terpadu Polres Bogor Terus Berupaya Evakuasi Korban Banjir

REDAKSI
06 Januari 2020


LKI-CHANNEL , BOGOR
Tim Terpadu Polres Bogor yang melakukan evakuasi terhadap para korban bencana banjir dan tanah longsor di Desa Pasir Madang Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor masih berlanjut hingga Minggu (05/01/2020) kemarin.


Dalam kegiatan evakuasi ini kami mengerahkan semua jajaran personil Kepolisian baik dari Polres, Polsek, juga melibatkan Brimob, regu Polwan dan unsur pendukung baik dari TNI, BPBD dan Basarnas,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Muhamad Joni saat memimpin evakuasi di tempat kejadian peristiwa

Menurutnya, karena selain lokasi di Kampung Pasir Madang Desa Pasir Madang Kecamatan Sukajaya diagendakan akan dijadikan lokasi kunjungan kegiatan Presiden, juga akses menuju lokasi bencana ini cukup sulit.

“Proses evakuasi masih berlanjut, tim terpadu dari Polres Bogor terus bahu membahu evakuasi korban dan memberikan bantuan sembako dan logistik dari Presiden Republik Indonesia dilokasi ini”, tandasnya.

Selain itu Joni mengungkapkan, rencana kegiatan kunjungan Presiden Jokowi ke lokasi bencana tanah longsor yang terisolasi ini batal, dikarenakan cuaca yang kurang baik.

“Sejumlah aparatur gabungan dari pihak Kepolisan Resor Bogor, Brimob, TNI, BPBD dan Basarnas dikerahkan untuk menyalurkan bantuan logistik dan sembako dari Presiden Jokowi,” imbuhnya.

Masih kata Joni, pada saat proses penanggulangan bencana yang dilakukan oleh personil gabungan Polri ini, tim Evakuasi yang dipimpin oleh Iptu Dicky menemukan seorang perempuan dengan usia 43 tahun, yang diketahui bernama Sumarni yang sedang terbaring lemah dan mengerang kesakitan juga tidak dapat melihat, di atas papan tak beralas.

“Melihat kondisi ini tim bergegas mengevakuasi dengan cara menandu menggunakan sarung dan sebatang bambu, melintasi jembatan darurat dan melewati bukit yang masih tertutup lumpur bekas longsoran tanah,” tuturnya.

Lebih lanjut Joni yang diampingi ketua Tim Evakuasi Iptu Dicky menjelaskan, setelah tim yang dipimpinnya melakukan evakuasi, ternyata isi Ibu Sumarni ini sudah cukup kritis, dan telah di diagnosa oleh dokter menderita penyakit Tumor Otak, sehingga penanganan medis langsung dirujuk ke RSUD Leuwiliang.

Sementara itu, personil Polwanpun turut dikerahkan dalam kegiatan penanggulangan bencana di Desa Pasir Madang ini. “Untuk personil polwan, kami mengerahkannya untuk kegiatan trauma healing di posko pengungsian, pengobatan dan distribusi bantuan sembako maupun logistik dari Bapak Presiden” tutur AKP Yunli ketika ditemui di Posko Pengungsian Pasir Madang.

Sampai saat ini, kegiatan penanggulangan bencana dan proses evakuasi masih terus berlanjut. (Yusdiansyah)