Akibat curah hujan yang tinggi atap SMPN II gunung guruh Sukabumi Ambruk
-->

Advertisement


Akibat curah hujan yang tinggi atap SMPN II gunung guruh Sukabumi Ambruk

REDAKSI
06 Maret 2020

LKI-CHANNEL , SUKABUMI

Cuaca buruk dan curah hujan yang sangat tinggi disertai angin yang kencang  sejak hari rabu tanggal 4 hingga tgl 5/3/2020 mengakibatkan atap SMPN II GUNUNG GURUH  kabupaten sukabumi ambruk .


Sekolahan yg atapnya ambruk itu tepatnya dikampung legok nyenang Rt 04 Rw 10 desa cibolang ,atap ruangan yang diduga tidak kuat menahan derasnya air hujan tersebut menyebabkan atap nya ambruk tepat di ruang laboratorium namun tidak menimbulkan korban jiwa .

Kronologis ambruknya atap tersebut terjadi pada waktu malam hari tepatnya sekitar  jam 21;30 malam, Ambruknya atap yang tepat berada di ruangan laboratorium sampai saat ini tidak dapat digunakan untuk aktifitas belajar mengajar ujar Aep saepudin selaku penjaga sekolahan tersebut.

Kondisi bangunannya pun sdh lapuk. Ruangan laboratorium tersebut dibangun pada thn 2018, ruangan laboratorium yang ambruk belum pernah direnovasi/ perbaikan.

Walaupun bukan kelas utama, efek ambruknya atap mengakibatkan tersendat nya aktifitas di laboratorium.
Untungnya insiden ambruk nya atap tersebut terjadi dimalam hari, kalau terjadi disiang hari dikhawatirkan menimpa siswa/siswi yg sedang melakukan kegiatan diruang laboratorium tersebut.

Kades cibolang Bp pepen supendi langsung meninjau ke lokasi menambahkan meskipun tak ada korban jiwa namun pihak sekolahan mengalami kerugian materil kurang lebih 100jt, karena bukan atap saja yg rusak tetapi fasilitas dan elektronik tidak bisa digunakan lagi. Kami berharap Dinas pendidikan kota sukabumi segera memperbaiki kerusakan, agar kegiatan belajar mengajar bisa seperti semula." Ujar Kades.

Pepen Supendi selaku kades cibolang pun menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai cuaca buruk dan curah hujan disertai dengan angin yang terjadi saat ini (Rakhmat)