Warga Tersengat Listrik, Kades Cimanggis tidak merespon warganya
-->

Advertisement


Warga Tersengat Listrik, Kades Cimanggis tidak merespon warganya

REDAKSI
16 Mei 2020

LKI-CHANNEL , BOGOR

Pada awalnya Abu Hanifah umur 46 tahun dengan sehari-hari hanya berkerja buruh harian atau serabutan, Bahwa abu Hanifah telah di mintai tolong untuk pemasangan atap rumah dengan mengunakan baja ringan di jalan raya Tonjong kampung Sudimampir Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Rabu (13/05/2020) sore sekitar pukul 16.30 wib.


Kemudian pada saat abu membetulkan atap rumah menggunakan baja ringan, namun tanpa disadari baja ringan tersebut menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. Sehingga tanpa di sadari nya aliran listrik menyengat abu sehingga semua baju hingga pakaian dalamnya terbakar bersyukur korban selamat, dan warga langsung melarikan saudara abu ke RS Harapan Sehati.

Setelah ditangani oleh pihak RS Harapan Sehati pasien dirawat di Ruang Kamar Galungung dengan Diagnosa Luka Bakar/Kesetrum kabel listrik tegangan tinggi dan di himbau untuk dilakukan operasi namun pasien tidak mempunyai biaya karena keterbatasan ekonominya.

Menurut keterangan dari Andrini Amelia (Istri Abu Hanifah) bahwa RS Harapan Sehati membutuhkan biaya operasi sebesar 10 juta dan belum termasuk obat dan ruang rawatnya, Maka di anjurkan untuk Deposito sekitar 4/5 juta untuk operasinya di karenakan pasien belum mempunyai BPJS.

Setelah Team MPB ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga bahwa pasien rencana akan dipindahkan ke RSUD Cibinong. Karena kondisi pasien tersebut harus ditindaklanjuti dan warga tidak mampu karena pekerjaan sehari harinya kerja serabutan, ucap tim MPB.

Menurut keterangan dari Team MPB mendatangi rumah Kades Cimanggis untuk memberitahukan bawah ada warganya yang tinggal di kampung Sudimampir RT 03/03 Desa Cimangis Kecamatan Bojong Gede telah mendapatkan kecelakan (kesetrum listrik) namun beliau tidak ada di rumahnya ucap istri kades "sedang keluar sudah dari pagi" maka kami pun berkoordinasi dengan staf desa nya ibu Ria memberitahukan ada warga cimanggis yang perlu bantuan.

Namun setelah di tangani dan di rawat di RS Harapan Sehati pihak keluarga telah di sarankan oleh RS untuk di rujuk ke RSUD Cibinong. Setelah berada di RSUD Cibinong dan ditangani serta ditindak langsung di ruang tindakan IGD RSUD Cibinong dengan dokter IGD nya.

Alhamdulilah Sudah mendapatkan ruangan di di RSUD Cibinong, Namun dokter jaga di IGD nya pasien tersebut harus dirujuk ke RS lain dikarenakan luka bakarnya dalam dan cukup serius maka harus mendapatkan fasilitasnya, karena info di RSUD Cibinong belum ada bedah plastik.

Namun mengingat tidak ada biaya keluarga pun membawa saudara Abu Hanifah kembali ke rumah Andrini Amelia (istri Abu Hanifah) mengharapkan, pihak pejabat desa dapat membantu agar suami saya cepat di tangani dan di operasi Mengangkat BPJS nya baru bisa di gunakan hingga menunggu 14 hari baru dapat di gunakan, Jumat (15/05/2020).

Baru adanya informasi dari warga Binmas Desa Cimangis Aiptu Mahput Bersama Binmas Desa Kedung Waringin Aiptu Sutrisno baru mengunjungi rumah bapak Abu Hanifah.

"Melihat kejadian saudara Abu Hanifah yang sangat memperhatinkan bahkan hingga ini pihak kepala desa tidak ada kepedulian terhadap warga ataupun merespon cepat terhadap warganya yang terkena musibah. Bahkan Menurut pihak keluarga kami sudah memberitahukan pihak ketua RT 03 RW 03."

Seharusnya kepala Desa Cimangis pasti mengetahui kejadian tersebut, bahkan sempat ramai bahkan pas kejadian aliran listrik pun telah padam, Hingga kini pihak kepala desa cimanggis masih belum dapat di temui. ( Herman Koto)