Di duga kades serta perangkat desa Cikalong Bandung barat pangkas bantuan covid 19 berupa telur
-->

Advertisement


Di duga kades serta perangkat desa Cikalong Bandung barat pangkas bantuan covid 19 berupa telur

REDAKSI
15 Juni 2020

LKI-CHANNEL , Bandung Barat

Kades dan seluruh Staf perangat desa diduga terlibat pemangkasan telur bantuan COVID-19 dari Gubernur Provinsi jawa barat, tahap pertama yang menerima total bantuan Covid-19 sebanyak 1402 paket diantaranaya sembako uang tunai sebesar Rp.150.000 rupiah dan telur sebanyak satu krey jumlah telur per krey 30 butir telur yang di sosialisasikan oleh pihak pemerintah Provinsi jawa barat.


Sementara masyarakat yang menerima bantuan dampak Covid-19 yang berupa sembako,uang tunai Rp.150.000 rupiah dan telur seharusnya 30 butir telur per krey nya, sementara masyarakat hanya menerima 25 butir telur dari satu krey nya dan krey nya pun seperti bekas sobekan, sementara dibandingkan sama desa-desa lainnya semuanya sama rata dari telur isinya sebanyak 30 butir telur per kreynya.

Kami dari tim gabungan media turun kelapangan mencari kebenarannya tentang adanya pemangkasan bantuan Covid-19 dari  Gubernur Provinsi jawa barat, dari telur yang dibagikan perangkat desa ke masyarakat sebanyak 25 per krey dan kreynya pun seperti bekas guntingan,  tidak seperti utuh yang di relisasikan oleh pihak gubernur provinsi jawa barat, saat team mendatangi staf desa yang terlibat dugaan pemangkasan telur bantuan covid-19 dari gubernur jawa barat, saat team media menemui salah satu staf desa , kasie pelayanan menjelaskan di rumahnya pada  13-06-2020, bahwa nenurut nya benar adanya pemangkasan telur dari satu krey 5 butir telur dengan alasan TELUR BUSUK dan PECAH, dan itupun di saksikan semua staf desa dan Kepala Desa Yandi Handiana ungkap nya kepada awak media di halaman rumahnya.

Setelah tim media mendatangi perangkat desa tersebut lebih lanjut team mencoba menkorfirmasi kebenarannya kepada kepala desa atau ke sekertaris desa yang kebetulan rumah  staf kasie pelayanan dengan sekdes tidak berjauhan maka kami dari tim langsung mendatangi rumah sekretaris desa HELAR SUKMANA yang kebetulan sekdes ada di rumah nya dan mempersilahkan kami masuk kerumahnya saat kami menanyakan hasil temuan-temuan tersebut kepada sekdes , Helar Menolak di konfirmasi tentang bantuan Covid-19 dari Gubernur Provinsi jawa barat, karna ini bukan hari kerja ujar herla, dan mengarahkan awak media ketemu di desa pada hari kerja untuk lebih jelasnya  karna yang bisa menjelaskan semuanya adalah pimpinan kami.

Senin 15-06-2020 sekira jam 10 Wib kami dari tim media menerima undangan dari sekertaris desa Helar untuk ketemu langsung kepala desa di kantor desanya, kebetulan kami dari tim sangat di tunggu-tunggu kedatangannya jika sampai tidak datang kata sekdes berarti media Abal-abal katanya, maka kami tim menyempatkan datang ke desa puteran untuk mengkonfirmasi langsung kepala desa Yandi, lalu kami di persilahkan duduk dan kami langsung di persilahkan apa yang mau di pertanyakan kami jelas kades kepada tim Media di kantor desanya.

Lalu dari tim media menanyakan beberapa pertannyaan kepada kepala desa terkait temuan kami di lapangan yang kami pertanyakan pertama kepada Kepala Desa, Apa benar desa puteran menerima bantuan sembako dari Gubernur Jawa barat,  berupa sembako,Uang tunai 150.000 rupiah dan Telur 30 butir per Krey ?...
Apa benar telur bantuan dari gubernur jawa barat telur di pangkas lima butir telur per Krey nya ?...
Lalu kepala desa menjelaskan semuanya kepada tim media yang kebetulan yang hadir dari medi LKI CHANNEL, media WARTA HUKUM dan JURNAL MEDIA INDONESIA, bahwa benar adanya kepala desa menjelaskan pemangkasan telur lima butir telur dari setiap krey nya, dengan alasan telur yang diterimannya BUSUK dan PECAH, sehingga di realisasikan kemasyarakat telur sebanyak 25 butir telur unkapnya kades pada awak media.

Kepala desa menjelaskan masyarakat pun tidak ada yang komplin atas pembagian sembako bantuan dari gubernur masalah telur yang di terima 25 butir telur, walaupun tidak sesuai harapan yang harusnya 30 butir telur sesuai dari gubernur yang di terimanya masa masyarakat saya harus diberikan telur busuk dan pecah oleh sebab itu kades merealisasikan telurnya 25 butir telur kepada masyarakat yang menerima bantuan dan mereka tidak ada yang komplin kata kades kepada awak media menjelaskan, sampai-sampai kepala desa Yandi langsung turun kelapangan menyamar memakai rambut palsu menanyakan langsung barangkali masyarakat ada yang merasa keberatan mengenai pembagian sembako bantuan dari gubernur berupa sembako,Uang tunai dan telur 25 butir telur jika komlin maka bakal langsung di tambahkan kekurangannya jelasnya kades Yandi pada awak media saat di konfirmasi di kantor desanya. (Hery -TIM)