Diduga Akibat Tercemar Limbah Tambang Emas Liar Mendadak Ribuan Ikan Mati.
-->

Advertisement


Diduga Akibat Tercemar Limbah Tambang Emas Liar Mendadak Ribuan Ikan Mati.

LKI CHANNEL
02 February 2022

LKI-Channel , Bogor


Sungai Cikaniki yang berada di wilayah Kecamatan Naggung Kabupaten Bogor Barat mendadak heboh,pasalnya ribuan ikan-ikan  mati. Dugaan sementara, ikan yang mati tersebut tercemar limbah dari  tambang liar pengolahan emas di kawasan Gunung Pongkor Antam.


Kejadian tersrbut  terjadi tepatnya dibawah Jembatan Lukut, Kampung Babakan Liud, Rt 01/ RWw 10, Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.


Menurut warga sekitar, Soleh (60) mengaku kaget saat dirinya sedang mengambil pasir di bantaran Sungai Cikaniki.


“ Adanya tambang ini sudah lama namun baru kali ini saja ada ikan yang mati tiba tiba, sementata untuk penyebabnya ikan ini mati saya tidak tahu  persis karena apa,” kata Soleh kepada awak media Rabu (02/02/2022).


Warga lain, Suhendar (48) mengatakan," kejadian tersebut terjadi sekira pukul 09.00 WIB. Banyak warga yang mengambil ikan yang mati dengan menggunakan jala." terangnya.


“ Awalnya ikan mabok gitu, dan banyak juga warga yang mengambil ikan yang mati tersebut, dengan adanya kejadian ini warga  jadi takut untuk mempergunakan aliran kali tersebut karena airnya sedikit berbau dan keruh,” ungkapnya .


Terpisah, Kepala Desa Kalongliud, Jani Nurjaman mengatakan, aliran Sungai Cikaniki tersebut merupakan sumber mata air yang di pergunakan oleh warga masyarakat untuk mandi dan mencuci.


“Adanya laporan dari warga masyarakat yang mana sungai kali Cikaniki keruh dan bau, sehingga tidak bisa dipergunakan untuk mandi dan mencuci. Jani Nurjaman mengaku, heran dengan adanya fenomena ikan yang mati di aliran Sungai Cikaniki tersebut. "Padahal, tidak ada hujan tetapi air tiba-tiba keruh dan berbau, " imbuhnya.


Hal tersebut  langsung dilaporkan Kepala Desa kepada Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Nanggung. Dirinya langsung mengimbau kepada warganya untuk sementara waktu agar tidak menggunakan aliran Sungai Cikaniki tersebut.



“Dugaan sementara matinya ikan-ikan tersebut terkena racun ( zat kimia ) dari limbah tambang emas  liar karena  jelas,air itu keruh dan berbau, kejadian ini saya sudah saya laporkan kepada Muspika kecamatan  Nanggung melalui grup WhatsApp dan langsung direspon, dari Kapolsek Nanggung sendiri dengan adanya insiden ini sedang dalam penelusuran,” pungkasnya.


( hry )