LKI-CHANNEL , SUKABUMI
Program revitalisasi satuan pendidikan tahun anggaran 2026 menjadi momentum pembenahan sarana belajar di SDN Cihalimpu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Sekolah tersebut mendapat bantuan pemerintah untuk revitalisasi lima ruang dan pembangunan dua toilet. Program ini disambut hangat pihak sekolah karena dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kenyamanan lingkungan pendidikan bagi siswa.
Plt Kepala SDN Cihalimpu, Citra Hermasari, menyampaikan apresiasi atas bantuan revitalisasi yang diterima sekolah. Menurutnya, peningkatan fasilitas tersebut menjadi kabar baik bagi sekolah, terutama dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan pembangunan lima ruang rehabilitasi dan dua toilet. Kami sangat menyambut baik program ini karena fasilitas sekolah menjadi lebih baik dan mudah-mudahan memberikan kenyamanan bagi anak-anak,” ujar Citra, Jumat (25/9/2026).
Bantuan tersebut tercantum dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD Dasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan nilai Rp619.889.190 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Pelaksanaan revitalisasi dijadwalkan berlangsung selama 150 hari kalender, mulai 27 Juli hingga 23 Desember 2026. Pelaksana kegiatan adalah Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Cihalimpu.
Dalam pelaksanaannya, sekolah juga melibatkan orang tua murid. Sekitar 20 pekerja yang terlibat berasal dari kalangan orang tua siswa. Pola tersebut dilakukan setelah sekolah terlebih dahulu melakukan sosialisasi dan musyawarah bersama orang tua murid.
Kepala SDN 1 Cimaja, Karangpapak itu mengatakan keterlibatan tersebut merupakan bagian dari mekanisme P2SP sekaligus bentuk kebersamaan masyarakat dalam mendukung peningkatan fasilitas pendidikan.
“Setelah kami mengikuti bimtek, ada poin bahwa P2SP harus terdiri dari ketua komite dan tokoh masyarakat atau orang tua murid. Karena itu, kami melibatkan orang tua murid dalam pelaksanaan pembangunan,” jelasnya.
Selama proses revitalisasi berlangsung, kegiatan belajar mengajar bagi 111 siswa dalam enam rombongan belajar untuk sementara dipindahkan ke madrasah. Pemindahan dilakukan agar area pembangunan tetap steril sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan aman.
Dari sisi teknis, Citra memastikan pekerjaan mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Penggunaan material juga menjadi perhatian, termasuk kewajiban menggunakan bahan yang memenuhi standar SNI.
“Material harus SNI. Saya tidak mau ada kekeliruan yang kemudian menimbulkan masalah. Kami juga terus membaca RAB dan spesifikasi serta berkomunikasi dengan konsultan,” tegas Citra.
Aspek keselamatan pekerja turut diperhatikan selama pengerjaan. Sekolah memastikan perlengkapan keselamatan seperti masker, sarung tangan, helm, rompi dan sepatu tersedia bagi pekerja sesuai kebutuhan.
Citra berharap seluruh rangkaian revitalisasi berjalan lancar hingga selesai sesuai jadwal. Ia juga berharap fasilitas yang telah diperbaiki nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pendidikan.
“Kami berharap pembangunan berjalan lancar sampai selesai dan hasilnya dapat memberikan manfaat bagi sekolah, terutama untuk meningkatkan kenyamanan siswa dalam belajar,” katanya.
Revitalisasi SDN Cihalimpu diharapkan menjadi bagian dari penguatan sarana pendidikan di wilayah Kecamatan Cisolok, sekaligus memberikan lingkungan belajar yang lebih layak bagi para siswa.,
(Ateu/ellah)



