RAPBD 2027 Sukabumi Masuk Tahap Pembahasan, DPRD dan Pemkab Perkuat Sinergi
-->

Advertisement


RAPBD 2027 Sukabumi Masuk Tahap Pembahasan, DPRD dan Pemkab Perkuat Sinergi

LKI CHANNEL
02 October 2026

LKI-CHANNEL , Sukabumi 


Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2027 memasuki tahapan lanjutan setelah Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyampaikan jawaban atas pandangan tujuh fraksi DPRD dalam rapat paripurna.


Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian pembahasan anggaran daerah. Selanjutnya, materi RAPBD 2027 akan didalami melalui rapat kerja komisi-komisi DPRD bersama perangkat daerah sesuai bidang tugas masing-masing.


Rapat paripurna berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (2/10/2026). Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menyampaikan bahwa seluruh pandangan fraksi telah mendapatkan tanggapan dari pemerintah daerah.


“Kita sudah mendapatkan jawaban dari pemerintah daerah terhadap pandangan fraksi-fraksi. Ini akan ditindaklanjuti secara utuh dalam pembahasan berikutnya bersama mitra kerja dan komisi-komisi,” ujar Budi.


Ia mengatakan pembahasan tingkat komisi menjadi tahapan strategis untuk memperdalam program dan kebutuhan anggaran sebelum RAPBD 2027 memasuki proses selanjutnya.


Di tengah keterbatasan fiskal, Budi menegaskan anggaran daerah tetap diarahkan pada pelayanan dasar dan program prioritas pembangunan.


“Tentunya pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kemudian tema RPJMD juga jangan dilupakan,” katanya.


Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengatakan jawaban pemerintah daerah telah disampaikan terhadap seluruh pandangan tujuh fraksi. Ia berharap pembahasan lanjutan dapat berlangsung dalam suasana sinergis antara legislatif dan eksekutif.


“Mudah-mudahan cepat bersinergi dan pembahasannya detail sehingga dampaknya bisa dirasakan masyarakat Kabupaten Sukabumi secara merata,” kata Andreas.


Andreas juga meminta kepala perangkat daerah hadir dalam pembahasan bersama DPRD. Kehadiran pimpinan perangkat daerah dinilai penting agar substansi program dan kebutuhan anggaran dapat dijelaskan secara langsung.


Secara keseluruhan, RAPBD Kabupaten Sukabumi 2027 dirancang dengan pendapatan daerah sekitar Rp4,171 triliun dan belanja sekitar Rp4,240 triliun. Dengan komposisi tersebut, terdapat defisit sekitar Rp68,584 miliar yang ditutup melalui pembiayaan netto.


Adapun pembangunan Kabupaten Sukabumi pada 2027 mengusung tema “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata.”

Tahapan pembahasan selanjutnya akan menjadi ruang bagi DPRD bersama pemerintah daerah untuk menyelaraskan program, kebutuhan anggaran, serta arah pembangunan Kabupaten Sukabumi sesuai prioritas yang telah ditetapkan. (Ateu/ellah)