Jumlah Pasien Positif Covid-19 Di Kota Bogor Terus Bertambah
-->

Advertisement


Jumlah Pasien Positif Covid-19 Di Kota Bogor Terus Bertambah

REDAKSI
28 Maret 2020

LKI-CHANNEL , BOGOR

Jumlah pasien positif terpapar Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bogor dilaporkan bertambah dua orang. Dengan begitu, total pasien positif di Kota Hujan itu hingga kini menjadi sembilan orang. Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno saat menyampaikan kondisi penyebaran Covid-19, Jumat (27/3/2020)


Menurut Retno, hingga Jumat (27/3/2020) sekira pukul 14.00 WIB, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Bogir berjumlah 589, selesai diperiksa 45 sehingga masih dalam pemantauan 544. Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlah total 37, selesai diperiksa 6, sehingga dalam pengawasan Rumah sakit 24 pasien

“Tujuh PDP meninggal dunia, orang yang meninggal dalam Status PDP saat ini masih menunggu hasi lab Swab dari Litbangkes Kementrian Kesehatan Republik Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor jumlah total 9 pasien atau bertambah 2 orang dari hari sebelumnya yang hanya 7 pasien. Dan pasien positif Covid-19 dalam pengawasan rumah sakit 8 dan 1 orang meninggal,” kata Retno.

“Hari ini bertambah dua orang, jadi total 9 orang yang positif. Delapan orang masih pengawasan rumah sakit, satu orang meninggal dunia,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Jumat (27/3/2020).

Tidak hanya itu, dua orang yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona asal Kota Bogor kembali dilaporkan meninggal dunia.

“Satu PDP meninggal di RSUD Kota Bogor dan satu lagi di RS Pusat Otak Nasional Jakarta. Jadi total ada tujuh PDP meninggal dunia, 24 orang masih pengawasan dan enam sudah sehat,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Walikota Bogor, Didie A Rachim juga mengungkapkan, bahwa jumlah orang dalam pemantauan (ODP) juga terus bertambah yang kini sudah mencapai 589 orang. “Yang selesai (sembuh) ada 45 orang dan 543 masih dipantau,” jelas Dedie.

Dedie berharap seluruh masyarakat khususnya Kota Bogor untuk tetap mengikuti arahan dari pemerintah pusat melakukan social distancing dan work from home guna meluasnya penyebara virus corona.

“Untuk itu, kita semua harus kompak kalau mau sama-sama merayakan Lebaran. Hari ini sampai menjelang puasa kita masih berjuang dari rumah masing-masing menahan diri, sabar, ikhlas dan tawakal berjamaah,” imbuhnya. ( yusdiansah)