Komunitas GAS Peringati Harlah Dengan Kegiatan Baksos
-->

Advertisement


Komunitas GAS Peringati Harlah Dengan Kegiatan Baksos

REDAKSI
13 April 2020

LKI-CHANNEL , BOGOR

Dampak wabah virus Corona atau Covid-19 di Indonesia khususnya di Kota Bogor menjadi keprihatinan bagi semua kalangan terutama di lingkungan masyarakat. Para penggiat sosial kemasyarakatan pun kembali terketuk pintu hatinya untuk terus melakukan aksi sosial guna membantu dan meringankan beban yang sekarang sedang dihadapi masyarakat.


Sebelumnya, dampak dari wabah virus Corona sangat berpengaruh terhadap aktifitas ekonomi masyarakat. Tidak sedikit aktifitas masyarakat terutama para pekerja kehilangan penghasilannya akibat dampak tersebut.

Berangkat dari hal itu, komunitas Group Ajang Sono (GAS) Kota Bogor yang merupakan komunitas penggiat kemasyarakatan di Kota Bogor yang dimotori oleh Ayah Suryana beserta sejumlah pengurus diantaranya, Monica Dora, Dhado dan Bunda Tini, memberikan sedikit bantuan berupa sembako kepada para pekerja informal harian dan pedagang kecil di Kota Bogor.

Bagi-bagi sembako disampaikan secara langsung oleh anggota komunitas GAS di beberapa lokasi yakni di sekitar Indrapasta, Warung Jambu, sepanjang jalan Pajajaran, BTM, Paledang, Pasar Anyar, Kebon Pedes hingga Jalan Outer Ring Roang atau R3.

“Aksi sosial ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada warga Bogor yang terdampak secara ekonomi akibat kebijakan tetap #DiRumahSaja, selain itu kegiatan ini juga dalam rangka memperingati hari ulang tahun komunitas GAS yang ke-4. Sasaran kegiatan Baksos ini adalah para pengojek, pedagang keliling atau asongan, sopir angkot, mamang becak, petugas kebersihan juga para gelandangan di sepanjang jalan yang kami lalui,” ucap Ayah Suryana disela sela kegiatan, Sabtu (11/4/2020).

Diawali dengan rasa empati dan kepedulian antar sesama yang membutuhkan, Ayah Suryana berharap warga Bogor bisa terus guyub, saling bahu membahu dan berbagi bila memiliki rezeki yang cukup sehingga bisa membantu bagi warga yang belum berkecukupan bahkan sangat menbutuhkan.

“Sangat memprihatinkan melihat kondisi saudara-saudara kita yang penghasilannya anjlok bahkan ada yang hilang sama sekali akibat kebijakan #dirumahsaja. Kemampuan kami juga terbatas, tidak bisa menjangkau seluruh masyarakat yang terdampak. Mudah mudahan ada jalan keluar dan tindakan nyata dari pemerintah bagi kelangsungan hidup mereka semua. Semoga wabah Covid-19 ini segera teratasi dan kegiatan ekonomi warga Bogor khususnya kembali dengan normal seperti biasa,” pungkasnya .   (Yusdiansah)