LKI-CHANNEL , SUKABUMI
Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa ( DPMD ) Kabupaten Sukabumi Terus Mengoptimalkan Peran Desa Dalam Mendukung Percepatan Penurunan Angka Stunting
Berbagai peogram dan kegiatan dilakukan agar upaya pencegahan serta penanganan stunting ditingkat desa semakin terarah ,terukur, dan tepat sasaran .
Sekretaris DPMD kabupaten sukabumi Nuryamin ,mengatakan pihaknya mendorong desa untuk mengalokasikan dana desa dalam mendukung kegiatan pencegahan dan penanganan stunting
Hal ini sejalan dengan peraturan mentri desa dan pembangunan daerah tertinggal nomor 2 tahun 2024 tentang petunjuk operasional atas Fokus penggunan dana desa tahun 2025
Dana desa kini diarahkan untuk peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan skala desa termasuk penanganan stunting ,jadi desa punya peran penting untuk mempercepat penurunan angka stunting di masyarakat ucap Sekretaris DPMD Nuryamin Jumat 15/8/2025
Selain itu DPMD juga melakukan pembinaan terhadap kader pembangunan manusia ( KPM ) dengan mempasilitasi pelatihan di seluruh desa
Hingga kini ,381 desa di kabupaten sukabumi telah memiliki KPM yang melakukan pemantouwan terhadap sasaran konvergensi layanan stunting ,mulai dari remaja putri ,calon pengantin ,pasangan usia subur,bayi usia 0 - 59 bulan .keluarga berisiko hinga keluarga rentan stunting .
Alhamdulilah sekarang semua desa sudah mengalokasikan insentif untuk KPM ,ini membuat peran mereka semakin optimal dalam pemdampingi masyarakat ujarnya
Untuk memastikan program berjalan sesusai target ,DPMD melakukan suverpisi pendampingan ,dan pembinaan ,terhadap desa dalam melaksanakan untervensi gizi spesifik maupun sensitif ,pemantou an realisasi anggaran dan capaian program stunting juga di lakukan secara rutin ,termasuk melalui fasilitasi rembug stunting di tingkat desa dan kecamatan ,
Forum ini menjadi wadah kordinasi lintas sektor ,penentuan prioritas ,sekaligus penyepakatan langkah tindak lanjut .Nuryamin menegaskan,pemerintah desa dan kader,posyandu menjadi ujung tombak dalam menurunkan angka stunting,karena itu DPMD memastikan agar program yang dihasil kan dari rembug stunting ,Musrenbangdesa,dan musdes dimasukan dalam dokumen perencanaan seperti RPJMDes ,RKPDes,hingga APBDes .
kami juga meningkatkan kapasitas KPM dan kader posyandu ,terutama dalam pemanpaatan aplikasin eHDW ,Elsimil ,dan sigizi terpadu ,data yang terkumpul dari kader dilapangan sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan di tingkat desa jelasnya
Masyarakat sendiri lanjut Nuryamin tidak hanya menjadi obyek ,melainkan bagian aktip dalam setiap tahapan penanganan stunting ,mereka dilibatkan sejak perencanaan,pelaksanaan kegiatan ,berbasis gotong royong,hingga pengawasaan,hasil monitoring ,konvergensi stunting pun dimanfaatkan untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran
Terkait pendanaan ,dana desa di Kabupaten Sukabumi telah dialokasikan secara khusus untuk program percepatan penurunan stunting ,menurut Nuryamin sejak tahun 2023 hingga kini,alokasi anggaran Desa untuk sektor tersebut terus mengalami peningkatan
Pengawasan pengunaan Dana Desa dilakukan secara berlapis oleh masyarakat ,Badan permusyawaratan Desa ( BPD ) Camat. hingga aparat pengawasaan internal pemerintah ( APIP ) mekanisme ini sudah diatur dalam permendagri nomor 73 tahun 2020 tentang pengawasaan pengelolaan keuangan Desa pungkasnya .
(ATEU ELLAH)


