Wabup Sukabumi Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Lapas Warungkiara, 896 Napi Terima Remisi
-->

Advertisement



Wabup Sukabumi Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Lapas Warungkiara, 896 Napi Terima Remisi

LKI CHANNEL
17 August 2026

LKI-CHANNEL , SUKABUMI


Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas memimpin Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Senin (17/8/2026). Selain sebagai Inspektur Upacara, Wabup juga turut menyerahkan SK Remisi kepada ratusan narapidana.


Berdasarkan data, terdapat *896 narapidana* yang mendapatkan SK Remisi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI. Remisi yang diberikan mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan. Bahkan *17 di antaranya langsung bebas*.


*Kemerdekaan Adalah Amanah*

Dalam amanatnya, H. Andreas mengatakan kemerdekaan bukan sekadar warisan untuk dinikmati, namun amanah untuk dijaga dan diisi melalui kerja nyata. Salah satunya melalui pemberian remisi umum kepada narapidana yang telah memenuhi syarat di momen Kemerdekaan RI.


"Pada hari ini, negara memberikan remisi umum kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan dan perundang-undangan. Selamat bagi narapidana yang menerima remisi," ujarnya. 


Menurutnya, remisi merupakan hak sekaligus penghargaan atas kesungguhan narapidana dalam mentaati peraturan dan mengikuti program pembinaan. 


"Remisi harus menjadi pendorong untuk terus memperbaiki diri, membangun kesadaran, serta menyiapkan kehidupan yang lebih baik," katanya.


*Pesan untuk Napi yang Bebas dan yang Masih Bina*

Bagi narapidana yang langsung bebas, Wabup berpesan agar menjadikan momentum ini sebagai awal kehidupan baru.


"Bagi saudara yang langsung memperoleh kebebasan, jadikan momentum ini sebagai awal kehidupan yang baru. Kembalilah kepada keluarga dan masyarakat dengan tekad untuk hidup secara baik, menaati hukum, serta mengambil bagian dalam pembangunan bangsa. Buktikan setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah, bangkit, dan memberikan manfaat bagi sesama," ucapnya. 


Sementara untuk narapidana yang masih menjalani pembinaan, ia berpesan agar mengikuti program dengan sungguh-sungguh.


"Gunakan waktu yang ada untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas diri," pungkasnya. (Ateu/ellah)