LKI-CHANNEL , Sukabumi
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial dan hiburan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk memperluas akses pelayanan keluarga berencana (KB) gratis bagi masyarakat hingga ke sejumlah kecamatan.
Setelah pelayanan digelar dalam rangka Gebyar Sipenyu di GOR Palabuhanratu, Selasa (8/9/2026), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi memastikan layanan serupa akan dilaksanakan di beberapa titik lainnya.
Kepala Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi DPPKB Kabupaten Sukabumi, Feri Budiman, mengatakan pelayanan KB dalam rangka HJKS ke-156 tidak dipusatkan hanya di Palabuhanratu.
“Di tempat lain ada nanti. Akan ada di beberapa titik kecamatan yang dilaksanakan pelayanan KB gratis untuk masyarakat,” ujar Feri.
Menurut dia, pola pelayanan di sejumlah wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan masyarakat terhadap layanan kontrasepsi. Dengan demikian, warga tidak harus bergantung pada satu lokasi untuk mendapatkan pelayanan KB.
Implan hingga Pil KB Disediakan untuk Masyarakat
Dalam pelayanan yang digelar pada rangkaian Gebyar Sipenyu, masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah layanan kontrasepsi, mulai dari pemasangan implan, suntik KB, hingga pil KB.
Pelayanan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama DPPKB Kabupaten Sukabumi dengan unit pelaksana teknis (UPT) di wilayah setempat, termasuk UPT Palabuhanratu.
“Ini pelayanan yang dilaksanakan dalam rangkaian HJKS. Ada implan, suntik, dan pil,” kata Feri.
Sementara itu, sejumlah metode kontrasepsi lain, seperti alat kontrasepsi dalam rahim atau IUD, metode operasi wanita (MOW), dan metode operasi pria (MOP), memerlukan persiapan serta penjadwalan tersendiri.
Karena itu, tidak seluruh metode kontrasepsi dapat langsung diberikan dalam setiap pelayanan lapangan yang digelar.
Informasi mengenai pelayanan KB gratis juga telah disebarluaskan kepada masyarakat. Warga yang membutuhkan layanan diarahkan untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia pada titik pelayanan.
HJKS Jadi Ruang Menggabungkan Target Program KB
Feri menjelaskan, pelayanan KB yang dilaksanakan dalam rangka HJKS juga menjadi bagian dari pengintegrasian agenda program DPPKB yang telah direncanakan sebelumnya.
Tidak ada target peserta khusus yang ditetapkan secara spesifik untuk peringatan HJKS ke-156. Namun, pelayanan tersebut tetap berkaitan dengan target program keluarga berencana yang telah ditetapkan melalui kebijakan di tingkat program dan provinsi.
“Untuk khusus HJKS memang tidak ada target khusus. Tetapi dari program BKKBN memang ada target, termasuk untuk implan dan IUD. Jadi kami gabungkan dengan kegiatan seperti ini,” jelasnya.
Pelayanan yang digelar dalam momentum kegiatan besar seperti HJKS dinilai dapat membantu menjangkau lebih banyak masyarakat. Akses layanan pun diharapkan semakin dekat dengan warga di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.
Melalui perluasan titik pelayanan, program KB tidak hanya hadir dalam kegiatan tertentu di pusat keramaian, tetapi juga akan didorong agar dapat menjangkau masyarakat di tingkat kecamatan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya DPPKB Kabupaten Sukabumi untuk mendukung program kependudukan dan keluarga berencana melalui pelayanan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Ateu Ellah


