Kecewa akan janji dinas terkait sosialisasi objek wisata di cibenda,warga meradang
-->

Advertisement


Kecewa akan janji dinas terkait sosialisasi objek wisata di cibenda,warga meradang

REDAKSI
04 Januari 2020

LKI-CHANNEL ,SUKABUMI

Harapan terbantu nya pembangunan di desa desa adalah mimpi terbesar masyarakat desa, apalagi desa yang memiliki obyek wisata yang sangat indah.


Namun harapan itu di jawab dengan iming iming saja oleh dinas pariwisata kab.Sukabumi setelah sebelum nya , Sosialisasi Pembangunan obyek wisata di sampai kan nya ke desa Cibenda kec.Ciemas kab.Sukabumi

Kepala desa Cibenda Adi Rizwan sangat menyesali tidak terbukti nya Rencana pembangunan obyek wisata di desa nya, padahal sebelum nya telah di rencanakan bahkan di sosialikan oleh dinas tersebut.

"Pembangunan Wisata itu sudah di anggarkan pada tahun 2019, namun sampai saat ini sudah tahun 2020 tidak juga teralisasikan ,padahal waktu itu kami berphoto bareng dengan spanduk *Sosialisasi Rencana Pembangunan Obyek Wisata tahun 2019* dengan Logo Pemda dan Gurilaps di samping kanan kiri nya,"ungkap Adi Rizwan alias hurung Kepala desa Ciemas.

"Saya bingung kenapa kok itu hanya sosialisasi saja , lalu pelaksanaan nya kapan, dan kalau itu di pindahkan alasannya apa ,kan mesti nya harus jelas,padahal saat di musrenbang kecamatan malahan  di buka oleh fihak  bapeda bahwa di tahun 2019 pelaksanaan pembangunan dilaksanaan, biaya psda saat itu kurang lebih sekitar  4 miliar untuk  gapura ,pengaspalan jalan, mesjid ,mck ruko, saung lesung, termasuk gajebo,dan,tolget (pintu tiket)," paparnya.

Sementara Ahid Hidayat pemerhati Pembangunan dan obyek wisata kab.Sukabumi sangat menyayangkan dengan Ada nya Hal tersebut.

"Kan desa Cibenda itu lokasi nya masuk di salah satu Wilayah Geopark karena masuk kecamatan Ciemas, tapi setelah sosialisasi Untuk pembangunan obyek wisata ternyata pisik pembangunan nya tidak ada, lalu Untuk apa di sosialisasikan kalau tidak di bangun, dan kalau pun itu tidak masuk tempat wisata kenapa ada sosialisasi pada saat itu , yang tentu nya sebelum di Sosialisasikan pasti nya ada team dari dinas untuk mengecek nya dulu layak tidak nya, baru sosialisasi bukan sosialisasi baru pengecekan kan terbalik ,"tutur nya.

" Ini perlu di usut titik masalah nya di mana , dan Dinas pariwisata kab Sukabumi Harus bertanggung jawab jangan hanya berikan Iming iming saja,"tegasnya.(yp)