Musrenbang Bojonggede Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Layang
-->

Advertisement


Musrenbang Bojonggede Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Layang

REDAKSI
12 Februari 2020

LKI-CHANNEL , BOGOR

Rencana kerja pembangunan di Kecamatan Bojonggede masih terfokus di bidang insfrastruktur jalan dan jembatan layang pada tahun 2021. Hal ini dilakukan agar bisa mengurai kemacetan lalu lintas demi kenyamanan masyarakat dan juga wisatawan.


Selain melanjutkan proyek pembangunan Jalan Raya Bojonggede-Kemang, kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kota Depok ini juga akan membangun underpass atau jalan lintas dibawah jalan Lapangan Siaga, perluasan Terminal Bojonggede, pembangunan jembatan penyebrangan, pembangunan jalan melintas dibawah jalan atau jembatan layang Citayam dan lainnya.

"Tahun 2021 Pemkab Bogor baik dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tingkat II maupun Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) akan melakukan pembangunan insfrastruktur Jalan Raya Bomang, membangun underpass Lapangan Siaga, perluasan Terminal Bojonggede, pembangunan sky bridge, pembangunan jalan melintas dibawah jalan atau jembatan layang Citayam dan lainnya," ucap Dadang Cece Hatomi Camat Bojonggede rapat musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) di Kantor Kecamatan Bojong Gede, Senin, (10/2/2020).

Dia menambahkan juga ada dua jembatan desa yang juga perlu dibangun yaitu Jembatan Desa Rawa Panjang dan Jembatan Desa Waringin Jaya, karena statusnya yang wewenang desa maka diharapkan dibangun dengan skema pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Bogor.

"Dua jembatan kelas desa ini juga perlu dibangun, karena biayanya yang cukup besar dan berat apabila menggunakan dana desa atau alokasi dana desa, maka akan kami kerjakan dengan skema Pokir DPRD," tambah mantan Kabag Keuangan Setda Kabupaten Bogor ini.

Daceha, sapaan akrabnya, berharap dengan pembangunan insfrastruktur jalan dan jembatan diatas, maka pandangan atau stigma masyarakat  bahwa Kecamatan Bojonggede yang terkenal kerap macet akan berkurang.

"Bojonggede yang setidaknya memiliki jumlah penduduk sebanyak 350.000 jiwa ini lalu lintas kendaraan macetnya pagi dan malam saja karena kebanyakan warga Bojonggede kerja di Jakarta, tetapi walaupun begitu demi kenyamanan semua pihak maka pembangunan insfrastruktur jalan dan jembatan haruslah kita lakukan," harap Daceha (Yusdiansyah)