Perguruan silat TS bantu generasi muda hindari kecanduan alkohol Hingga perjudian serta narkoba
-->

Advertisement


Perguruan silat TS bantu generasi muda hindari kecanduan alkohol Hingga perjudian serta narkoba

REDAKSI
25 Maret 2020

LKI-CHANNEL , Jakarta pusat

Perguruan Seni Beladiri Silat ‘Tiga Serangkai’ (TS) Jakarta pusat, melakukan rutinitas latihan bersama di kawasan Monas (monumen nasional) Jum'at malam jam 19 : 00 wib.


Ketua pengurus perguruan TS cabang Jakarta pusat . mat nadi mengatakan, melakukan rutinitas latihan beladiri ini digelar seminggu sekali setiap Jum’at malam ,Ada pun latihan yang di anjurkan tidak semata-mata mengajar ilmu bela diri saja, tetapi para anggota juga diajarkan pengetahuan tentang akhlak dan ilmu agama yang baik Yang disebut etika.

Lanjut mat nadi, perguruan TS sendiri berkomitmen pada bidang sosial kemasyarakatan, Mengajak khusus ny kepada pemuda pemudi agar terselamatkan  Dengan memberikan bimbingan positif dan menghilangkan negatif generasi muda mudi menjadi bagian penting menjalani komitmen itu.

“Tak hanya pengetahuan ilmu bela diri yang kami berikan kepada mereka Perguruan ini juga mengarahkan agar memiliki prilaku akhlak yang baik dan ilmu agama yang bermanfaat untuk masyarakat. Yang utama, kami berjuang merubah prilaku yang negatif ke hal positif,” jelas mat nadi.

Lebih lanjut mat nadi mengatakan , perguruan TS cabang Jakarta pusat yang didirikan oleh Wahyu hidayat dibentuk sejak  tahun 2016 oleh Wahyu Hidayat dengan ada nya musyawarah bersama.

wahyu Hidayat adalah pria kelahiran tahun 1972 asal Madura Jawa Timur yang sekaligus pimpinan perguruan TS cabang Jakarta pusat dengan wajah bersahaja.
Awal nya satu cabang dengan TS cabang Depok. Dengan sergap dan semangat nya anggota Monas lalu berkembang menjadi dua bagian antara cabang Jakarta pusat dan cabang Depok.

“Kalau di cabang Jakarta pusat sendiri, TS mulai ada di Monas (monumen nasional) sejak tahun 2006. Dan eksistensi perguruan TS kembali aktif di awal tahun 2006. Sementara untuk jumlah anggota TS  cabang Jakarta pusat saat ini sudah mencapai 100 orang. Dari 3 bagian yaitu
-Ranting Monas
-Ranting pasar minggu dan
-Ranting langitan

Mereka bergabung di perguruan TS atas inisiatif dan niat sendiri. Semua bisa ikut belajar kok, asal niat dan iklas mau belajar untuk perubahan jadi lebih baik,” ujar mat nadi,

Dengan semangat nya Penggerak Perguruan TS cabang Jakarta pusat membuka ranting Langitan
Dilapangan bola Bambu kuning
Kec. Bojong gede kabupaten Bogor
sekaligus tokoh masyarakat  H. Ismail menyebutkan, ada 20 lebih anggota yang bergabung TS diranting langitan adalah bekas pecandu alkohol, Pejudi, dan pelaku kejahatan jalanan Pejudi. Profesi mereka yang bergabung di ranting Langitan ini macam-macam, ada seorang pedagang, pekerja, pelajar, bahkan pengangguran lainnya.

“Di perguruan ini, ada 20 anggota mantan pelaku kriminal seperti pecandu alkohol,pezinah,judi dan kejahatan lainnya. Alhamdullilah, mereka semua dengan bergabung ny TS ranting langitan sudah jadi lebih baik, perubahannya pun sudah 70 persen,” terang H. Ismail yang diamini pendiri dan pimpinan utama perguruan TS Wahyu Hidayat.

Disamping itu, didirikannya perguruan TS atas dasar ibadah untuk membantu masyarakat menjadi pribadi yang lebih baik. Melakukan pengobatan baik medis atau non medis Nantinya, ilmu-ilmu yang sudah diajarkan di perguruan TS tersebut wajib digunakan untuk kebaikan. Sebab, bilamana ilmu itu digunakan untuk hal tidak baik dan dilarang oleh agama dengan sendirinya akan hilang. Harus perbaikan kembali

“Ilmu yang didapatkan di perguruan ini agar tetap bagus wajib digunakan untuk kebaikan dan membantu masyarakat. Sosial serta pengobatan, meninggalkan keburukan Terlebih jika itu dilarang agama seperti perbuatan melawan orang tua, berzinah, mabuk, narkoba, berjudi, makanan tidak halal, dan lainnya, secara otomatis ilmu yang didapatkan akan sia-sia,” papar H. Ismail.

(Sawei , adi s pd)