KPU Merauke laksanakan Coklit Serentak , Ketua KPU tegaskan jangan ada data yang terlewatkan
-->

Advertisement


KPU Merauke laksanakan Coklit Serentak , Ketua KPU tegaskan jangan ada data yang terlewatkan

REDAKSI
18 Juli 2020

LKI-CHANNEL , MERAUKE

Bertempat di halaman gedung KPU Merauke di laksanakan pelepasan petugas PPDP perihal pemutahiran data penduduk dalam rangka pilkada serentak yang akan di laksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang,Sabtu (18/07/2020).



Adapun petugas PPDP ini akan melaksanakan pendataan pemilih mulai 18 hingga 13 Agustus 2020.

Ketua KPU Theresia Mahuze,SH usai pembukaan coklit serentak seluruh Indonesia yang di mulai tanggal 18 Juli kepada awak media mengatakan  sesuai arahan KPU RI mulai tanggal 18 akan dilaksanakan coklit serentak,dan puji Tuhan  KPU Merauke dapat dilaksanakan  hari ini, adapun nantinya petugas PPDP ( petugas pemutahiran data pemilih) akan melakukan pendataan secara faktual di lapangan dengan mendatangi rumah masyarakat door to door ( dari pintu ke pintu ).

"Ya Hari Sabtu 18 Juli 2020 sesuai instruksi KPU RI untuk dilaksanakan coklit serentak seluruh indonesia, puji Tuhan KPU Merauke dapat melaksanakan sesuai instruksi KPU RI, untuk itu nantinya petugas kami PPDP akan turun langsung kelapangan dan mengumpulkan data secara faktual, tentunya dengan syarat masyarakat dapat menunjukkan kartu identitas diri seperti KTP atau data pendukung lainnya,yang di keluarkan Disdukcapil, selain itu  PPDP juga harus memastikan syarat untuk pemilih seperti :  genap 17 tahun pada 9 Desember nanti, sudah atau kawin,sedang tidak di cabut hak pilihnya oleh pengadilan yang telah ada kekuatan hukum tetap,atau bukan anggota TNI atau POLRI, hal ini sebagai syarat menjadi pemilih dan saya minta kepada PPDP untuk memastikan semua masyarakat yang telah memenuhi syarat agar terdaftar sebagai pemilih"ujar Theresia Mahuze.

KPU Merauke juga akan turun langsung meninjau dilapangan,dan tentunya dalam pelaksanaan pemutahiran data ini petugas PPDP juga di bekali dengan APD ( alat pelindung diri ) tapi APD ini belum bisa  di gunakan sekalipun APD sudah ada namun masih menunggu review oleh inspektorat,namun untuk saat ini  Coklit tetap dilakukan dengan  protokoler Covid sekurang kurangnya mengunakan  masker.

" KPU Merauke telah menerima dana 3 Meliar  dari APBN, untuk APD petugas PPDP  selain itu juga Anggaran ini untuk pembelian rapid rest, namun khusus rapid test ini belum tersedia, kami telah berkoordinasi sekretaris tim gugus covid kabupaten Merauke  dan dinas kesehatan dalam rangka pengadaan rapid test  karena alat repid ini kurang sedangkan  jumlah petugas  PPD,PPS dan PPDP di 20 distrik mencapai 5000 ribu orang,  namun coklit tetap kami lakukan dengan sekurang kurang petugas di bekali masker sambil menunggu APD dapat di salurkan saya sendiri selaku ketua dan teman teman komisioner lain akan turun langsung memantau jalannya Coklit ini yang di rencanakan hingga 13 Agustus 2020 mendatang" imbuhnya

Teresia Mahuze Menegaskan bahwa semua anggota PPDP wajib mendata masyarakat dengan tepat dan jangan sampai ada yang terlewatkan sekali lagi saya tegaskan jangan ada yang terlewatkan" Pungkasnya

(M.g Haryanto)