Bentrok Berdarah Di Desa Kramat Pamekasan Berujung Maut
-->

Advertisement


Bentrok Berdarah Di Desa Kramat Pamekasan Berujung Maut

LKI CHANNEL
06 Oktober 2020

LKI-CHANNEL , PAMEKASAN,

Diduga dipicu karena persoalan tidak puas dalam pertandingan Futsal beberpa bulan yang lalu, Dua kubu Warga dua Desa, yakni Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan, dan Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu malam, 04 September 2020, terlibat bentrok maut hingga ada seorang korban jiwa.


Peristiwa berdarah (Carok) itu terjadi di Dusun Penaguan Barat, Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu malam 4/10/2020 sekira pukul 21.00 wib.

Di kutip dari media online www.indopersnews.com peristiwa berdarah tersebut melibatkan duel tiga melawan dua yang mengakibatkan satu meninggal dunia. Dua tersangka, Tomy dan Roby. 

Sementara Kasat Reskrim Polres Pamekasan melalui Kanit Pidum Ipda Kadarisman mengungkapkan, kasus penganiayaan antara keluarga Vian asal Desa Kramat dengan keluarga Roby (18) asal Dusun Dumpol, Desa Campor, Kecamatan Proppo.

Berawal dari konflik di Lapangan Futsal Desa Kramat satu bulan lalu antara Roby dan Vian,

Vian dan Roby kembali terlibat cekcok mulut saat bertemu di Lapangan Kerapan Kelinci Desa Tanjung Sampang, Minggu sore 4/10/2020

Dari insiden tersebut kemudian Roby bersama kedua temannya, Mahmudi (33) dan Mat Hobir (40) kemudian mendatangi rumah Vian, malam harinya.

Lantaran tak bertemu dengan Vian, Roby yang naik darah menganiaya ayah Vian, Rifa'i dengan senjata tajam.

Akibat sabetan senjata tajam, Rifa'i mengalami luka robek dibagian paha kanan dan leher kiri. Sementara Tomy (33), sepupu Vian melihat Rifa'i tidak berdaya, ahirnya mengambil senjata tajam dan diayunkan kepada Roby beserta temannya. Akibat sabetan sajam Tomy, Roby mengalami luka robek bagian punggung, sementara Mahmudi luka robek lengan kiri," Jelas Kadarisman"

Dijelaskan juga, dalam kondisi terluka Roby bersama temannya memukul Tomy dengan kayu hingga Tomy tersungkur, kemudian Roby mengambil sajam dan mengayunkan ke bagian paha Tomy.

Tomy berhasil kabur dengan kondisi paha terluka guna mengamankan diri. Sementara Roby beserta temannya pergi meninggalkan TKP, " Pungkasnya "

Akhir dari peristiwa berdarah tersebut kedua belah pihak melakukan pelaporan dan Saat ini polisi mengamankan Tomy, warga Kramat. 

Mat Hobir yang  ikut duel dalam peristiwa tersebut meninggal dunia di RSUD SMART Pamekasan, sekitar pukul 21.15, akibat luka dibagian kepala, sementara tersangka dari Campor masih dalam perawatan medis.

Berdasarkan laporan dari kedua belah pihak, saat ini dari pihak kepolisan mengamankan Tomy asal Warga Kramat.

(Ifa/andi Red).