Disdukcapil Kabupaten Bogor Tetap Maksimalkan Pelayanan Dengan Prokes Ketat
-->

Advertisement


Disdukcapil Kabupaten Bogor Tetap Maksimalkan Pelayanan Dengan Prokes Ketat

LKI CHANNEL
02 Oktober 2020

LKI-CHANNEL , BOGOR

Organisasi jurnalis di Kabupaten Bogor, yang menamakan kelompoknya Forum Wartawan Bojonggede Bersatu (FWBB) mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/09/2020).


FWBB bermaksud menjalin sinergi dalam bentuk penyebaran informasi positif untuk masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Bogor. Kunjungan kehormatan atau audiensi ke Disdukcapil itu mendapat perhatian dan penjelasan dari Sekretaris Dinas (Sekdis) Dukcapil, Rumambi didampingi Kepala Bidang dan Kepala Seksinya, adapun materi pembahasan dalam audiensi tersebut adalah tentang kinerja pelayanan dan anggaran.

Rumambi menjelaskan, di masa pandemi COVID-19 Disdukcapil tetap berupaya untuk memberikan pelayanan secara maksimal bagi warga yang akan membuat dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, dan lainnya. Pihak Disdukcapil secara khusus telah menyediakan layanan melalui aplikasi WhatsApp dan Email.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai nomor WhatsApp dan Emali pelayanan di Disdukcapil, bisa dengan cara klik tautan ini https://disdukcapil.bogorkab.go.id/category/info

Kemudian untuk mencegah keramaian yang rentan penularan CORONA-19, kata Rumambi, kantornya menutup sebagian bangku tamu ruang tunggu serta memantau langsung setiap UPT melalui CCTV, agar selalu mengikuti Protokol kesehatan (Prokes).

Selanjutnya, Rumambi meminta Kepala Seksi Odentitas Penduduk, Suparno untuk menjelaskan teknis Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang pengajuannya melalui Kecamatan sedangkan untuk Kartu Keluarga (KK) bisa langsung dicetak di Kecamatan setelah diversifikasi oleh UPT dan dinas,” jelasnya.

Suparno mengungkap untuk distribusi KTP yang sempat direalisasikan melalui Kantor Pos beberapa bulan lalu saat awal pandemi , telah dihentikan, “karena anggarannya telah habis,” kata Suparno.

Rumambi melanjutkan, prioritas pemotongan anggaran untuk COVID-19 adalah rapat-rapat yang mengundang keramaian, termasuk sebagian anggaran pelayanan juga ada yang dipotong.

Disdukcapil tidak menambah anggaran dalam RAPD Perubahan, “Alhadulilah, kami tidak ada perubahan anggaran, menggunakan anggaran apa yang ada digunakan se’efisien mungkin,” lanjut Rumambi.

Selain itu, FWBB juga menanyakan seputar pelaksanaan teknis dalam input Sistem Informasi Umum Pengadaan atau Sirup, Sekretaris Dinas, kepala bidang dan kepala seksi itu belum bisa menjawab, sebab personil yang mempunyai kapasitas untuk menjelaskan saat itu sedang sibuk.

Menutup acara kunjungan FWBB, Sekretaris Dinas Rumambi menyampaikan bahwa pelayanan di kantornya harus terus berjalan secara maksimal, sampai para petugas di bagian pelayanan, untuk makan siangpun mereka lakukan secara bergantian,” Pungkasnya.