LKI-CHANNEL , PURWAKARTA
Kabar baik bagi para petani di Desa Cisalada, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirta Raharja Cijambe Resmi melaksanakan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun 2026 melalui bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senilai Rp.195 juta.
Program tersebut diwujudkan dengan pembangunan saluran irigasi tersier sepanjang 412 meter di kawasan Daerah Irigasi Cinangka, Desa Cisalada, yang akan mengairi sekitar 60 hektare lahan persawahan milik sekitar 200 kepala keluarga (KK) petani.
Pekerjaan dimulai pada kamis (25/6/2026) kegiatan yang turut dihadiri Ketua P3A Tirta Raharja Cijambe Asep Ifan Juwana, Fasilitator P3TGAI Dayu Putri Aprilia, serta Kepala Desa Cisalada bpk. Unang.
Ketua P3A Tirta Raharja Cijambe, Asep Ifan Juwana, bersyukur atas kepercayaan yang diberikan pemerintah dan aspirator kepada kelompoknya untuk melaksanakan kegiatan program tersebut.
"Alhamdulillah, P3A Tirta Raharja Cijambe mendapat amanah dipercaya untuk mengerjakan P3TGAI di Cisalada.
Kami berharap setelah saluran ini selesai dibangun, pasokan air ke sekitar, 60 hektare sawah milik 200 KK petani. dapat lebih lancar sehingga hasil pertanian juga semakin meningkat," ujarnya.
Selain meningkatkan infrastruktur irigasi, program ini juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat melalui skema Padat Karya Tunai (PKT)., Sebanyak 25 warga Desa Cisalada dilibatkan sebagai tenaga kerja, mulai dari tukang, kenek, hingga pengawas lapangan.
"Upah para pekerja dibayarkan setiap minggu. Jadi manfaat program ini tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan masyarakat," tambah Ipan.
Sementara itu, Fasilitator P3TGAI, Dayu Putri Aprilia, menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari kalender sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan Kementerian PUPR.
"Kami melakukan pendampingan sejak tahap awal, mulai dari administrasi, pembukuan, pengadaan material, hingga pelaksanaan teknis di lapangan. Harapannya, hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan sesuai standar PUPR," jelasnya.
Kepala Desa Cisalada, bpk. Unang, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap keberadaan saluran irigasi baru, mampu meningkatkan produktivitas Hasil pertanian.
"Kami optimis setelah pembangunan selesai, pasokan air menjadi lebih Lancar sehingga produktivitas, Hasil padi dapat meningkat hingga 20 persen," katanya.
Dengan terlaksananya Program P3TGAI 2026 ini, diharapkan ketahanan pangan di Desa Cisalada semakin Maju, kesejahteraan petani meningkat, serta manfaat pembangunan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
A.Sumarna



