LKI-CHANNEL , PALABUHANRATU
Pemerintah Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi kembali menyalurkan bantuan sosial. Sebanyak 1.088 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan pangan berupa beras 30 kg per KPM mulai Minggu (30/08/2026) sampai selesai.
Dengan total 1.088 KPM x 30 kg Pemdes Cimanggu mendistribusikan beras pada periode ini. Bantuan ini diharapkan meringankan beban ekonomi warga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Manajemen Penyaluran Tertib Berbasis Wilayah
Mengingat jumlah penerima besar, Pemdes menerapkan sistem penyaluran bertahap berdasarkan wilayah RW/RT untuk menghindari penumpukan dan antrean panjang.
Seluruh KPM wajib membawa KTP/KK serta kartu/surat keterangan penerima untuk verifikasi ulang sebelum beras diserahkan. Tujuannya agar bantuan tepat sasaran.
“Kami mengutamakan ketertiban dan kenyamanan warga. Selain itu, verifikasi data di lapangan sangat penting agar bantuan ini benar-benar sampai ke tangan yang berhak. Kami juga melibatkan unsur BPD dan tokoh masyarakat untuk mengawasi jalannya distribusi,” ujar Demi, Kepala Desa Cimanggu saat memantau langsung.
Warga Apresiasi, Pemdes Fokus Pemutakhiran Data
Penyaluran mendapat sambutan positif. Warga mengaku terbantu dengan jatah 30 kg untuk kebutuhan beberapa bulan ke depan.
"Alhamdulillah, dapat jatah 30 kg. Ini sangat membantu pengeluaran kami untuk makan sehari-hari selama beberapa bulan ke depan. Terima kasih kepada Pak Kepala Desa dan perangkat desa yang sudah bekerja keras menyalurkannya dengan tertib," ungkap salah satu KPM.
Kades Demi menegaskan penyaluran bansos adalah program prioritas desa. Selain memastikan distribusi lancar, Pemdes Cimanggu juga terus melakukan *pemutakhiran data warga miskin dan rentan* agar tidak ada yang terlewat pada periode selanjutnya.
Selain bantuan pangan, Pemdes juga mendorong program pemberdayaan ekonomi agar KPM bisa mandiri dan keluar dari daftar kemiskinan.
Dengan menyalurkan lebih dari 32 ton beras kepada 1.088 keluarga, Pemdes Cimanggu membuktikan perannya sebagai garda terdepan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.
(Ateu/ellah)



