Citepus Jadi Wakil Palabuhanratu dalam Desa Binaan Imigrasi Sukabumi, Ini Harapan Camat Sutopo
-->

Advertisement


Citepus Jadi Wakil Palabuhanratu dalam Desa Binaan Imigrasi Sukabumi, Ini Harapan Camat Sutopo

LKI CHANNEL
16 September 2026

LKI-CHANNEL , Sukabumi 


Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, resmi menjadi salah satu Desa Binaan Imigrasi Sukabumi. Penetapan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai migrasi aman sekaligus mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO).


Momentum tersebut mendapat dukungan Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu. Camat Palabuhanratu, Sutopo, berharap Desa Citepus tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan program, tetapi juga dapat menjadi simpul penyebaran informasi bagi masyarakat di desa-desa lainnya.


Menurut Sutopo, Desa Citepus merupakan keterwakilan Kecamatan Palabuhanratu dalam program tersebut. Informasi yang diperoleh melalui pembinaan diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas.


“Citepus ini keterwakilan Kecamatan Palabuhanratu. Harapannya, dari satu desa ini informasi bisa menyebar dan menjadi bahan edukasi bagi desa-desa lainnya,” ujar Sutopo, Rabu (16/9/2026).


Desa Binaan Imigrasi Jadi Ruang Edukasi Masyarakat


Sutopo mengatakan program Desa Binaan Imigrasi menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat yang berencana bekerja ke luar negeri.


Menurutnya, masih ada warga yang membutuhkan informasi mengenai regulasi, dokumen, persyaratan, hingga mekanisme keberangkatan melalui jalur resmi.


Edukasi tersebut dinilai penting agar masyarakat memiliki bekal informasi sebelum mengambil keputusan untuk bekerja di luar negeri.


“Sekarang masyarakat masih banyak yang bertanya, bagaimana regulasinya dan apa saja yang harus dilakukan kalau ingin bekerja ke luar negeri. Dengan sosialisasi seperti ini, mereka mendapat gambaran bahwa ada prosedur yang harus dipenuhi,” katanya.


Pemahaman mengenai prosedur migrasi juga berkaitan dengan upaya pencegahan TPPO dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM). Masyarakat diharapkan mampu mengenali informasi pekerjaan dan proses keberangkatan yang sesuai dengan ketentuan.


Citepus Diharapkan Tularkan Edukasi ke Desa Lain


Sutopo menyebut edukasi migrasi aman tidak dapat dilakukan secara serentak di seluruh desa. Dengan wilayah Kabupaten Sukabumi yang luas, pendekatan bertahap diperlukan agar penyebaran informasi dapat dilakukan secara efektif.


Karena itu, desa yang ditetapkan sebagai binaan diharapkan menjadi penghubung informasi bagi lingkungan masyarakat di sekitarnya.


“Kalau setiap desa harus langsung diberikan kegiatan seperti ini, tentu membutuhkan waktu dan biaya yang besar. Karena itu, diambil sampel satu desa di setiap kecamatan dengan harapan informasinya bisa diteruskan ke desa lainnya,” jelasnya.


Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu selanjutnya akan mendorong agar pengetahuan yang diperoleh melalui program Desa Binaan Imigrasi dapat disampaikan kembali kepada masyarakat di wilayah lainnya.


Peran kecamatan diarahkan pada penguatan koordinasi serta mendukung penyebaran informasi hingga tingkat desa.


“Dari Kecamatan Palabuhanratu diwakili Desa Citepus. Kami berharap Citepus dapat menyebarkan informasi ini ke desa-desa lain, sehingga masyarakat di wilayah kerja kami bisa lebih terlindungi,” ujarnya.


Jadi Momentum Memperkuat Perlindungan Warga


Sutopo turut mengapresiasi program yang dilaksanakan Kantor Imigrasi tersebut. Menurutnya, pemerintah desa perlu mendapatkan ruang untuk memahami persoalan migrasi secara lebih utuh.


Ia menilai edukasi sejak awal menjadi bagian penting dalam membangun kewaspadaan masyarakat sebelum persoalan muncul.


“Yang paling penting masyarakat mendapatkan informasi yang jelas. Jangan sampai warga dibohongi atau diarahkan ke hal-hal yang mengarah pada perdagangan orang,” tegas Sutopo.


Dengan ditetapkannya Desa Citepus sebagai Desa Binaan Imigrasi, Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu berharap edukasi migrasi aman dapat terus berkembang. Informasi yang diterima di tingkat desa diharapkan menjadi bekal bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk memahami prosedur bekerja ke luar negeri secara resmi dan aman.


Ateu Ellah