LKI-CHANNEL , SUKABUMI
Memperingati hari nelayan yang ke-63 di palabuhan ratu yang dimana biasanya di laksanakan setiap tanggal 6 April tetapi kali ini hari nelayan dilakukan pada tanggal 21 mei 2023, yang dilaksanakan di dermaga satu PPNP kecamatan palabuhan ratu kabupaten Sukabumi,minggu(21/05/2023)
Hari nelayan ini merupakan tradisi yang secara langsung turun temurun sebagai bentuk rasa terima kasih dan rasa syukur atas kesejahteraan hidup yang diberikan, seperti apa yang kita tahu bahwa acara hari nelayan ini di isi dengan upacara adat, tarian tradisonal, dan pelepasan labuh saji.
Ketua DPC HNSI Dede Ola mengatakan,"tentunya hari nelayan ini dilaksanakan pada tangga 21 mei 2023 seperti biasa setiap tahun dilaksanakan untuk runtutan acara sebetulnya yang lebih paham ketua umum hari ini pas seremoni upacara adat yang biasa dilakukan dari mulai labuh saji restoking dan kegiatan lainnya,"
,"hari nelayan ini tentu nya manivestasi rasa sukur nelayan pada allah swt yang telah memberikan limpahan rezekinya melalui sektor limpahan laut,"ucapnya
,"mereka mempercayai dengan sugestinya seperti apa manfaatnya tetapi lebih yakin nya itu mereka bahwa apa yang telah di doakan ada berkahnya dari mulai labuh saji karena itu sudah masuk adat kebuyaan kita yang sudah dilakukan dari sebelumnya,"
,"simbol percontohan kepada para pengusaha perikanan bahwa ketika mengeksploitasi perikanan kita juga wajib menjaga kelestarian jadi populasi ini harus berjalan bisa di manfaatkan bukan hanya untuk mencari nafkah tetapi bisa berkelanjutan juga dengan pengembang biakannya,"terangnya
,"kemenpar kebetulan yang kami lihat hari ini baru mengikuti proses seperti ini mereka sangat terkejut sangat tergugah dengan perhatian bantuan yang tidak seberapa tetapi menurut kami itu akan bermanfaat,"
,"karena pada dasarnya kita melakukan kegiatan ini sejogya nya memang dadakan ini rutin setiap tahun harus terlaksana harus meriah,gebyar sebagai ajang promo wisata juga di kabupaten sukabumi,"
,"kami dari nelayan khususnya berharap kepada pemerintah karen regulasi bertambah,berubah yang paradoks dengan kenyataan dilapangan mungkin uji publik nya yang kurang sangat berharap kepada pemerintah kalau mau menerapkan aturan dan undang undang itu kita adakan uji publis dulu, lain daerah lain wilayah harus lain juga cara menanganinya memang kit indonesi raya NKRI tapi pastinya potensi yang ada akan berbeda dengan wilayah yang lain cara penganannya pun harus berbeda termasuk dari peraturan pemerintah nya itu sendiri,"
saat konferensi pers Ketua Panitia Hari Nelayan Sep Radi Priadika mengatakan,"kali ini kita sudah melaksanakan hari nelayan inti yang dilaksanakan pada tanggal 21 mei 2023, tetapi kegiatan ini sudah berlangsung dari bulan maret tentunya hal pertama pemilihan putri nelayan selanjutnya kita sudah melakukan istigosah lalu kita ada perlombaan voli,bulu tangkis di tanggal 1 mei lalu mancing babalang tradisional dan ada lomba hias perahu,"
,"tadi malam kita sudah melaksanakan konser band goliath dan Alhamdulillah antusias masyarakat kurang lebih 20 ribu pengunjung yang datang tadi malam , dan hari ini Alhamdulillah kita sudah melaksanakan kegiatan inti yaitu hari nelayan ke 63 ,"ucapnya
,"hari nelayan ini sudah di hadiri bapak bupati,kemenpar,sekdev,Kapolres kab sukabumi ketua dpc HNSI kab sukabumi Dpd sekabupaten jawa barat tentunya, acara ini berlangsung secara lancar pengunjung tadi kurang lebih 30 ribu yang datang menyaksikan kegiatan hari nelayan ini,"
,"segmentasi saya ke kementrian hanya 10 ribu tetapi tadi membludak sekali hampir 30 ribu orang kegiatan berjalan dengan lancar tadi ada penampilan upacara adat di ikuti 130 penari dari sanggar parawesti yang bergabung di kegiatan kita,lalu kita ada labuh saji iring iringan kapal kurang lebih sekitar 120 perahu tradisional yang mengikuti kegiatan labuh saji ini,"
,"memang kepanitian hari nelayan ini ada yang berbeda karena memang tampilannya itu sekarang berbeda ini membutuhkan waktu yang luar biasa pendekatan dengan para tokoh juga harus dilakukan karena sedikit demi sedikit kita sudah melaksanakan kegiatan yang memang sudah menjadi kebutuhan contohnya tadi ada yang jual genset perahu,ada yang jual mesin perahu lalu kita juga ada jual lapu dll,"
,"tadi saya sudah komunikasi dengan pak bupati insya allah di tahun depan kita akan berkomunikasi lebih jauh lagi dengan perusahaan perusahaan yang memang untuk mengadakan stan tekhnologi tempat gudang untuk nelayan tentunya, seperti apa yang tadi dibicarakan pak bupati dimana nelayan ini bisa tahu dimana plankton plankton ikan atau titk berkumpulnya ikan insya allah ini akan menjadi evolasi kita kedepannya,"
Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah, kemenparekraf, dan sponsorship yang telah mendukung terselenggaranya acara syukuran hari nelayan ke 63 tahun ini," pungkasnya
(Ateu Ellah)



