LKI-CHANNEL , SUKABUMI
Nama Yadi Supriadi seolah menjadi harapan dan sosok yang sangat dirindukan oleh segenap warga Kelurahan Palabuhanratu. Lahir, besar, dan mengabdi di tanah kelahirannya sendiri, sosok Lurah Palabuhanratu ini kini menjelma menjadi pemimpin panutan yang kehadirannya selalu dinanti. Kepedulian, perhatian, dan ketulusan hatinya untuk warga terasa nyata, terutama saat ia turut mendampingi tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat melakukan pemantauan pembangunan rumah panggung bagi korban bencana banjir.
Palabuhanratu merupakan wilayah yang beberapa tahun belakangan ini kerap diguncang bencana banjir besar. Nasib warga yang terdampak ini pun menarik perhatian khusus Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Berkat kepedulian dan kerja keras para pemimpin daerah, bantuan nyata pun digulirkan. Pada tahun 2025 lalu, tercatat sudah dibangun 20 unit rumah panggung untuk warga yang rumahnya hancur diterjang air bah. Dan di tahun anggaran 2026 ini, kembali disalurkan bantuan yang sama sebanyak 20 unit, tanda nyata bahwa nasib warga Palabuhanratu tidak dilupakan.
Kebahagiaan tampak jelas terpancar dari raut wajah Ketua RT 003/002 Kelurahan Palabuhanratu ketika Tim PPK Disperkim Provinsi Jawa Barat yang didampingi Lurah Palabuhanratu melakukan monitoring pembangunan rumah panggung. Di wilayah binaannya, tahun ini ada dua warga yang beruntung mendapatkan bantuan hunian layak dan aman, yakni Bapak Anik dan Bapak Ismail.
Dengan nada suara yang menggebu-gebu dan penuh kekaguman, Ketua RT ini melontarkan pujian yang begitu menyentuh hati. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Gubernur KDM, serta Bupati Sukabumi H. Asep Japar atas perhatian yang diberikan. Namun ada satu kalimat yang terucap dengan begitu dalam hingga membuat siapa saja yang mendengarnya merinding.
"Terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur Jawa Barat KDM, terima kasih juga kepada Bapak Bupati Asep Japar. Tapi ada satu hal yang sangat luar biasa bagi kami: Pak Lurah Yadi Supriadi memang sangat THE BEST!" ujarnya penuh semangat, mewakili perasaan mayoritas warga di sana.
Bagi warga, julukan itu bukan sekadar pujian kosong, melainkan bukti pengakuan tulus atas kerja keras Lurah Yadi yang tak kenal lelah memperjuangkan hak dan kebutuhan warganya ke tingkat atas.
Di lokasi berbeda, tepatnya di Kampung Panyairan RT 004/005, suasana haru mendalam mewarnai kunjungan kerja Lurah Yadi. Di lokasi pembangunan rumah panggung tersebut, ia menyempatkan diri menengok rumah baru milik Ibu Fathonah, atau yang akrab disapa Ibu Aton.
Begitu melihat sosok Lurah mendekat, Ibu Aton tak kuasa menahan gejolak perasaannya. Dengan mata berkaca-kaca, ia langsung memeluk erat Pak Lurah. Tangis bahagia tak terbendung lagi pecah di sana, disertai ucapan terima kasih yang tak terhingga jumlahnya.
Bagi Ibu Aton, rumah panggung yang kini mulai berdiri kokoh itu adalah jawaban dari segala do'a-do'anya siang dan malam. Ia merupakan salah satu warga yang rumahnya hancur tak bersisa saat diterjang banjir besar beberapa waktu lalu. Sejak saat itu, hidupnya terasa berat tanpa tempat berteduh yang layak. Namun, kepedulian pemimpin mengubah segalanya.
"Dulu saya sudah tidak punya apa-apa lagi, rumah hancur semua disapu banjir. Saya berdo'a terus siang dan malam, memohon agar ada jalan keluar. Dan ternyata Allah mengabulkan do'a saya lewat bantuan ini, lewat perhatian Bapak Lurah," isak tangis Ibu Aton di pelukan Yadi Supriadi.
Ia pun terus mendoakan kebaikan dan kesehatan bagi sosok pemimpin yang dianggapnya begitu tulus mengabdi. "Terima kasih Pak Lurah, terima kasih sudah ingat saya. Semoga Bapak selalu sehat, panjang umur, dan selalu dilindungi Tuhan," ucapnya terharu.
Keberadaan Yadi Supriadi di tengah warga bukan sekadar rutinitas dinas, melainkan bukti nyata bahwa seorang pemimpin lahir dari rakyat, hidup di tengah rakyat, dan bekerja sepenuh hati demi kesejahteraan rakyatnya sendiri. Di mata warga Palabuhanratu, ia bukan hanya Lurah, melainkan pelindung, panutan, dan sosok pemimpin yang sangat dirindukan kehadirannya.
Ateu Ellah



