LKI-CHANNEL , SUKABUMI
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi resmi mengakhiri masa tanggap darurat bencana kebakaran di Kecamatan Cisolok. Seluruh penanganan pascabencana kini diserahkan kepada panitia lokal agar proses pemulihan penyintas berjalan lebih terarah.
Keputusan diambil setelah rapat koordinasi bersama Forkopimcam Cisolok, didampingi BNPB dan BPBD Provinsi Jawa Barat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki, mengatakan seluruh indikator penanganan darurat telah terpenuhi.
"Kami telah melaksanakan rapat koordinasi bersama Forkopimcam Cisolok. Berdasarkan hasil evaluasi serta pendampingan dari BNPB dan BPBD Jawa Barat, diputuskan masa tanggap darurat ditutup dan seluruh bantuan logistik diserahkan kepada panitia lokal," ujar Eki.
Meski masa darurat berakhir, tenda pengungsian tidak langsung dibongkar. Fasilitas tersebut tetap dipinjampakaikan selama masih dibutuhkan warga yang belum punya tempat tinggal sementara.
Sekretaris Panitia Lokal, Vilka Mandala, mengatakan pihaknya akan memimpin proses pemulihan, mulai dari pendataan bantuan, distribusi logistik, hingga koordinasi pembangunan hunian.
"Untuk kebutuhan sembako sudah relatif tercukupi. Pakaian layak pakai juga sudah banyak. Saat ini kebutuhan paling mendesak justru lemari pakaian, rak penyimpanan, dan perabot rumah tangga lainnya," katanya.
Vilka menyebut sebagian besar penyintas kini tinggal di rumah sanak saudara. Masih ada sekitar 12 kepala keluarga yang bertahan di tenda pengungsian karena belum ada tempat alternatif. Penerimaan donasi masih dibuka 4–7 hari ke depan dan bisa diperpanjang.
Panitia juga melakukan rekapitulasi bantuan untuk menjaga transparansi kepada masyarakat dan donatur.
Selain itu, sebanyak 52 perwakilan penyintas dijadwalkan bertemu Gubernur Jawa Barat pada Jumat siang. Tim Pemprov Jabar telah diberangkatkan untuk menjemput agar dapat berdialog langsung mengenai langkah lanjutan penanganan.
Untuk pembangunan rumah, Vilka menyebut baru 1 rumah yang dipastikan dibangun di lokasi baru karena alasan teknis. Pembangunan lainnya masih menunggu hasil musyawarah bersama warga dan pemerintah.
Dengan berakhirnya masa tanggap darurat, penanganan di Cisolok kini memasuki fase pemulihan. Pemda bersama panitia lokal berharap kolaborasi seluruh pihak tetap terjaga hingga rehabilitasi dan rekonstruksi selesai.(Ateu/ellah)



