Aksi Geng Motor Kembali Memakan Korban Di Plered Purwakarta
-->

Advertisement


Aksi Geng Motor Kembali Memakan Korban Di Plered Purwakarta

REDAKSI
30 Desember 2019



LKI-CHANNEL ■ Pian pemuda berusia 15 tahun, warga Kp. Babakansawah Rt 13/04, Desa Gandamekar, Kecamatan Plered, Purwakarta menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok anak muda yang menggunakan sepeda motor pada hari Jum'at tgl 27 Desember 2019 pukul 00.30 wib.

Bermula saat korban sedang nongkrong dipinggir jalan bersama 3 orang temannya, kemudian lewat sepeda motor yang ditumpangi 3 orang dengan tiba-tiba mengeluarkan kata-kata kasar tanpa alasan yang jelas. Kemudian korban bersama 2 orang rekannya mengejar pelaku.

Diduga hal tersebut sengaja dilakukan oleh sekelompok pemuda yang sengaja mencari masalah dan kerap kali membuat onar dan juga meresahkan masyarakat. Karena Pas dilokasi kejadian tepatnya depan rumah salah satu orang pelaku di Kp Cileutak Desa Gandasoli Kecamatan Plered, sudah terkumpul banyak orang di duga lengkap dengan senjata tajam seperti Gir, Samurai, Bambu, Batu dan lain sebagainya yang kemudian langsung memukuli korban dan 2 orang temannya hingga babak belur.

Korban kemudian dilarikan ke RS Bayu Asih untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Saat ini korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Plered Purwakarta untuk ditindak lanjuti.

Hal tersebut dibenarkan oleh Nurpa'i salah satu penduduk Kp Babakansawah Rt 14/04 Desa Gandamekar Plered.

"Pernah suatu malam ada 3 motor yang ditunggangi 7 orang pemuda sekitar jam 02.00 wib sengaja membuat onar dengan menghentak-hentakan gas motor dari ujung selatan kp Babaknsawah sampai utar, sempat kami tegur. Akan tetapi mereka malah mengejar sambil membawa senjata tajam, ya kami takutlah hingga kami lari. Kemudian mereka berlalu pergi sambil ketawa terbahak-bahak!," katanya.

"Ini mungkin puncaknya, Saya harap aparatur Kepolisian dapat membantu masalah kami dan menindak tegas para pelaku Geng Motor tersebut, karena jujur kami sangat terganggu dan kami juga sangat was-was dengan kejadian-kejadian seperti ini. Sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi," imbuhnya.

(Hr-Gjr)