Forkopimcam Watu kumpul sambut kuker kapolres Pemalang di Polsek Watu kumpul
-->

Advertisement


Forkopimcam Watu kumpul sambut kuker kapolres Pemalang di Polsek Watu kumpul

REDAKSI
13 Februari 2020

LKI-CHANNEL , Pemalang

Kunjungan kerja kapolres Pemalang menjadi acara rutinitas yang setiap saat akan di lakukan , sebelum kunjungan ke polsek watu Kumpul kapolres Pemalang  melakukan kunjungan di beberapa polsek yang ada di kabupaten pemalang , salah satu contoh di polsek Pulosari dan polsek Belik .


Kunjungan kerja kapolres Pemalang di polsek Watu kumpul di sambut dengan meriah , antusias warga dan ormas sangatlah tinggi dalam menyambut kapolres pemalang, acara di laksanakan pada hari rabu tanggal 12 /02/2020 , bertempat di halaman polsek Watu kumpul , kabupaten Pemalang , dan di hadiri oleh 150 orang .

Acara di hadiri oleh kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitapu SIK MH , yang di dampingi ketua bayangkari cabang Pemalang nyie Ebit Listyan SH ,Pju polres pemalang , yang di sambut oleh camat watu kumpul Umroni SH MH beserta muspika kecamatan watu kumpul , kapolsek watu kumpul AKP Muawan Subagio SH beserta jajaran polsek watu kumpul , danramil Watu kumpul Infantri Heri Purnomo beserta anggota koramil watu kumpul , tokoh agama , tokoh masyarakat , tokoh pemuda , banyangkari polsek watu kumpul , banser dan pemuda pancasila yang ikut mengamankan acar ini , dan yang bertanggung jawab dalam acara ini kapolsek watu kumpul AKP Muawan Subagio SH .

Sebelum sambutan acara di dahului dengan do'a bersama, dalam sambutanya camat Watu kumpul Umroni SH MH mengatakan " selamat datang kami ucapkan kepada kapolres Pemalang dan salam kenal dari kami warga masyarakat kecamatan watu kumpul , dan kami berharap semoga kapolres dapat menjadi suri tauladan untuk di kecamatan watu kumpul , pola pikir yang cepat dan tepat .

saya sebagai camat watu kumpul ingin memperkenalkan bahwa di kecamatan watu kumpul ada 15 desa , dengan jumlah penduduk kurang lebih 78.000 , dan letak geografis di perbukitan dengan pebatuan dan tanah bergerak , dengan potensi longsor sangat besar , perekonomian di sini adalah pembuatan sapu glagah , dan jalan raya di sini bukanlah jalan propinsi , makanya masih sempit pak " ujar camat watu kumpul dalam sambutanya .

Acara di lanjutkan dengan sambutan dan pemaparan kerja kapolres pemalang AKPB Edy Suranta Sitapu SIK MH , beliau mengatakan " terima kasih saya ucapkan kepada camat Watu kumpul , danramil watu kumpul , kades kades watu kumpul , toga , tomas , toda dan anggota polsek Watu kumpul beserta anggota bayangkarinya salam kenal dari saya kapolres pemalang .
Senang rasanya bisa bertatap muka langsung , perlu kita ketahui bahwa kami tidak akan berhasil kalau tidak melibatkan elmen masyarakat , kami juga berharap supaya kades ataupun tokoh untuk mensosialisasikan pemakaian helm walaupun lokasi watu kumpul berada di perbukitan , ada program prioritas kapolri dan kami mensosialisasikan dan menjelaskan tentang aplikasi JOGO WORGO JOGO NEGORO , itu adalah aplikasi yang memudahkan masyarakat untuk meminta bantuan kepada polisi di mana kala ada tindakan kejahatan .

terobosan yang telah di laksanakan dan yang akan di laksanakan oleh polres pemalang sehingga terwujudnya jawa tengah yang aman .

Ada 7 program polres pemalang , yang pertama melakukan pembenahan kultur , peningkatan kemampuan mengelola media , warung kopi (wadah rempung , nyaman guyub dan konsultasi polisi) , sarapan bersama santri , peduli lingkungan .

Di tahun 2020 polres pemalang melaksanakan giat latihan secara periodik , dari sentra pelayanan yaitu sentra pelayanan publik , pelayan prima dan terima kasih kepada para pimpinan , intansi , tokoh kades dan warga masyarakat watu kumpul yang sudah membantu polisi dalam menjalankan tugasnya " ujar kapolres pemalang .

Acara di lanjutakan denga sesi tanya jawab ustad Fakih (toga) mengeluhkan terkait dengan kebisingan suara knalpot , agar pihak kepolisian memberikan sosialisasi dan atau di tindak sehingga pengendara tidak memakai knalpot blong lagi .
Kapolres pun menjawab mengharapakan adanya kesepakatan kami dengan masyarakat , tokoh , jajaran dan intansi untuk mensosialisasikan terlebih dahulu , supaya pada waktu melakukan kegiatan operasi mereka sudah mengerti , sehingga tidak menimbulkan kesan negatif kepada pihak kepolisian .

Tanya jawab di lakukan hingga usai acara , dan di lanjutkan dengan saresehan foto bersama dan makan bersama hingga acara selesai dengan tertib , aman dan hikmad .

( Ragus t.u dan arni agustina)