LKI-CHANNEL , SUKABUMI
Pelaksanaan Bimbingan Teknik (BIMTEK) peningkatan kapasitas BPD kecamatan Simpenan Tahun 2025 di ikuti oleh 5 desa, diantaranya BPD desa Cidadap,desa Loji,desa Kertajaya,desa Cihaur, desa Sangrawayang pelaksanaan acara bertempat di aula desa Cidadap kecamatan Simpenan, kabupaten Sukabumi pada rabu,3 Desember 2025
R.Soni Sondani,S.E,,M.M jabatan KTK Apemdes menyampaikan ke awak media ,"kegiatan hari ini didesa Cidadap kecamatan Simpenan ini adalah kegiatan peningkatan kapasitas BPD intinya persiapan penyusunan untuk laporan kinerja BPD tiap tahun ,mereka harus membuat laporan setiap di 3 bulan atau 4 bulan setelah tahun anggaran mereka harus bisa membuat laporan,dalam rangka peningkatan kapasitas ini tadi dibekali tata cara dengan penyusunan laporan yang benar,"ucapnya
Sebetulnya kan ini BKAD kegiatannya ini untuk di 7 desa kalau tidak salah,hanya yang mengikuti 5 desa karena 2 desa sudah melaksanakan secara mandiri,"ujarnya.
Lanjut Soni DPMD itu sebagai pembina memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pembinaan untuk BPD kita berkolaborasi dengan pihak kecamatan, karena kecamatan juga punya fungsi sebagai pembina dan pengawas ,kami fasilitasi dari segi regulasi jadi menyampaikan kepada mereka penyusunan laporan sesuai regulasi yang benarnya seperti apa,"terangnya.
Dimana BPD punya 3 fungsi membahas menyusun regulasi, menerima aspirasi masyarakat,dan menyusun terkait perencanaan pembangunan dalam konteks ini mereka harus diberikan literasi pemahaman dan peningkatan kapasitas dalam arti pelaksanaan kegiatannya bisa bersinergi dengan pemerintah desa,"terangnya.
"Harapan kami dengan kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial tetapi nanti teman teman BPD masing-masing yang tadi menjadi peserta dapat meningkat kapasitasnya dalam hal pelaksanaan pekerjaan mereka tugas mereka dari sisi pelaporannya,"terangnya.
BPD sendiri sudah saya sampaikan fungsi pengawasan pengelolaan keuangan desa yang tertera di Permendagri no.73 salahsatunya dilakukan oleh BPD, tentu apapun program kegiatannya bukan hanya pembangunan tetapi masalah kinerja pemerintah desa,"pungkasnya. (Ateu/ellah)



