Penyaluran Bantuan Pangan Di Pemdes Buniwangi Sebanyak 1.100 KPM Berjalan Dengan Lancar
-->

Advertisement



Penyaluran Bantuan Pangan Di Pemdes Buniwangi Sebanyak 1.100 KPM Berjalan Dengan Lancar

LKI CHANNEL
27 June 2026

LKI-CHANNEL , SUKABUMI


Pemerintah Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, resmi memulai penyaluran bantuan pangan pemerintah untuk periode Februari–Maret 2026 pada Sabtu (27/6/2026) yang berlokasi di kantor desa Buniwangi. Penyaluran kali ini menjadi sorotan lantaran terjadi kenaikan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sangat signifikan, yakni mencapai 1.100 kepala keluarga atau naik hampir 100% dibandingkan tahun sebelumnya sekitar sebanyak 600 KPM.


Mengantisipasi antrean panjang dan potensi kemacetan akibat membludaknya jumlah penerima, Kepala Desa Buniwangi bersama tim pengelola menerapkan strategi pembagian bergilir berdasarkan wilayah kedusunan. Rencana penyaluran dijadwalkan berlangsung selama dua hari untuk memastikan proses berjalan tertib dan kondusif.


Puskesos (Penanggung Jawab Kesejahteraan Sosial) Desa Buniwangi, Uyan Suyandi, menjelaskan bahwa teknis pembagian telah diatur sedemikian rupa agar tidak menimbulkan gangguan ketertiban umum.


"Penyaluran dimulai hari ini untuk warga Kedusunan 1 dan 2. Besok, Minggu (28/6/2026), akan dilanjutkan untuk Kedusunan 3 dan 4," ungkap Uyan Suyandi saat memantau lokasi distribusi, Sabtu (27/6/2026).


Menurut Uyan, pola pembagian per dusun ini dipilih secara sengaja untuk menghindari kerumunan warga yang berlebihan. Dengan memecah arus kedatangan penerima manfaat, petugas dapat melakukan verifikasi data dengan lebih teliti dan pelayanan menjadi lebih cepat serta ramah.


"Tujuan utamanya adalah menjaga kondusivitas. Kami tidak ingin ada gesekan atau kemacetan yang mengganggu ketertiban umum di area desa. Dengan sistem ini, warga juga tidak perlu menunggu terlalu lama," tambahnya.


Lonjakan jumlah KPM di Desa Buniwangi mencerminkan dampak kondisi ekonomi terhadap daya beli masyarakat tingkat bawah. Melalui bantuan berupa beras dan minyak goreng ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban pengeluaran harian keluarga prasejahtera di tengah tantangan inflasi bahan pokok.


Hingga berita ini diturunkan, proses penyaluran di Kedusunan 1 dan 2 berjalan lancar tanpa hambatan berarti, berkat koordinasi yang baik antara perangkat desa, relawan, dan kepatuhan warga terhadap jadwal yang telah ditentukan.

(Ateu Ellah)