LKI-CHANNEL , SUKABUMI
Semangat kemerdekaan di Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, diwujudkan melalui aksi sosial. Sebanyak *100 anak yatim dan piatu* menerima santunan dalam kegiatan kolaborasi pengusaha sektor PLTU Palabuhanratu, para pakar biomassa, dan *Paguyuban Trans Bio Massa Sawdust & Sekam (BMS)*, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan ini juga sekaligus menjadi bagian peringatan milad kedua Paguyuban Trans BMS.
*Wujud Syukur di Bulan Kemerdekaan*
Perwakilan panitia, *Muhamad Erik Sebastian*, mengatakan kegiatan ini bentuk rasa syukur dan cara anggota paguyuban mengisi kemerdekaan dengan hal bermanfaat.
“Alhamdulillah, dengan adanya PLTU serta akses kepada pengusaha dan para pakar biomassa, kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Ini bentuk refleksi diri kami dalam mengisi kemerdekaan,” ujar Erik di lokasi.
Erik menjelaskan, Paguyuban Trans BMS kini memiliki jaringan anggota di Jawa Barat dan Banten. Paguyuban tidak hanya jadi wadah silaturahmi, tetapi juga mendorong anggotanya berbagi dengan masyarakat.
Penerima santunan kali ini adalah anak yatim dan piatu dari *Desa Jayanti* dan *Kelurahan Palabuhan*.
“Wilayah yang kami perhatikan saat ini Desa Jayanti dan Kelurahan Palabuhan. Seluruh anak yatim dan piatu dari wilayah tersebut kami undang,” katanya.
*Apresiasi Pemdes Jayanti*
Kepala Desa Jayanti *Nandang* mengapresiasi keterlibatan pengusaha dan Paguyuban Trans BMS.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada pengusaha dan Paguyuban Trans BMS yang telah menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim di wilayah kami. Semoga usahanya tambah lancar dan berkah,” ujar Nandang.
Ia berharap kegiatan sosial ini berkelanjutan. Menurutnya, kepedulian dunia usaha terhadap lingkungan sosial perlu terus dibangun karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“ Kami juga mengajak masyarakat menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak, termasuk keberadaan industri yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi di kawasan tersebut," katanya.
Acara ini juga dihadiri tokoh masyarakat Desa Jayanti, Saepullah atau yang akrab disapa *Apih Haji Daseng.
Erik menegaskan kepedulian kepada masyarakat akan terus didorong melalui kebersamaan anggota paguyuban dan dukungan berbagai pihak, tidak hanya berhenti di agenda HUT RI. (Ateu/ellah)



