Dalam Kondisi Sakit dan Masih Terpasang Infus, Om Zein Tetap Pantau Pembangunan Infrastruktur Purwakarta
-->

Advertisement



Dalam Kondisi Sakit dan Masih Terpasang Infus, Om Zein Tetap Pantau Pembangunan Infrastruktur Purwakarta

LKI CHANNEL
20 August 2026

LKI Channel - PURWAKARTA 


Dalam kondisi masih sakit dan menjalani perawatan dengan infus terpasang, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, tetap menunjukkan perhatian terhadap perkembangan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Purwakarta.


Hal tersebut terlihat dalam percakapan melalui siaran langsung TikTok bersama Kepala Desa Sukatani, Azis Limbong. Dari tempat dirinya beristirahat, Om Zein menanyakan langsung perkembangan pekerjaan rekonstruksi jalan di Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, yang saat ini pengerjaannya sudah mendekati tahap penyelesaian.


Proyek rekonstruksi jalan tersebut dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Purwakarta, dengan nilai kontrak sebesar Rp3.199.333.494,00 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026.


Pekerjaan jalan tersebut direncanakan menggunakan dua lapis hotmix. Lapis pertama menggunakan AC-BC dengan ketebalan 6 sentimeter, kemudian dilanjutkan lapis kedua menggunakan AC-WC dengan ketebalan 4 sentimeter.


Pelaksanaan proyek juga mendapat perhatian dan pengawasan dari pihak dinas serta masyarakat sekitar agar pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.


Dalam komunikasi tersebut, Om Zein menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di Purwakarta masih terus dilakukan secara bertahap. Menurutnya, ketika dirinya mulai menjabat, masih terdapat ratusan kilometer jalan dalam kondisi rusak yang harus ditangani.


“Ini kan ada ratusan kilometer jalan yang rusak, sudah kita garap pelan-pelan, satu-satu kita beresin. Sekarang kurang lebih tinggal 80 kilometer lagi jalan yang rusak. Mudah-mudahan dalam jangka setahun atau dua tahun lagi jalan di Purwakarta tidak ada jalan yang jelek lagi,” ungkap Om Zein dalam video live TikTok bersama Kepala Desa Sukatani.


Selain membahas infrastruktur jalan, Om Zein juga menyinggung persoalan rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Purwakarta.

Ia menyebutkan, saat dirinya dilantik, laporan rumah tidak layak huni di Purwakarta mencapai sekitar 10.750 rumah. Program penanganan telah dilaksanakan pada 2025 dan 2026, sehingga saat ini menurut penyampaiannya masih terdapat sekitar 6.000 rumah yang membutuhkan penanganan.


Om Zein berharap masyarakat dapat tetap bersabar karena penyelesaian berbagai persoalan pembangunan membutuhkan waktu, anggaran, serta proses yang harus dilakukan secara bertahap.


“Semua membutuhkan waktu dan proses. semuanya akan terus dilaksanakan,” demikian harapan yang disampaikan Om Zein.


Perhatian Bupati terhadap pembangunan, bahkan ketika sedang menjalani perawatan, menjadi gambaran bahwa penyelesaian infrastruktur dan persoalan sosial di Purwakarta masih menjadi salah satu fokus pemerintah daerah. Namun demikian, masyarakat tentunya berharap setiap pembangunan dapat dilaksanakan secara transparan, tepat mutu, tepat waktu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Yana)