Terkuak Pengakuan Murid SMAN 1 Sukatani Mengenai Dugaan Pungutan yang Berkedok Sumbangan
-->

Advertisement


Terkuak Pengakuan Murid SMAN 1 Sukatani Mengenai Dugaan Pungutan yang Berkedok Sumbangan

LKI CHANNEL
21 May 2024

LKI Channel - Purwakarta


Adanya pembangunan di SMAN 1 Sukatani yang berada di desa sukatani kecamatan sukatani kabupaten purwakarta telah berlangsung 4 bulanan,kinj mulai terkuak titik terangnya darimana anggaran pembangunan tersebut berasal. 


Awak media terus menelusuri kejanggalan mengenai anggaran pembangunan tersebut.. Melalui salah satu orangtua murid , kami berhasil menghimpun informasi tentang adanya dugaan Pungutan yang berkedok sumbangan. 


Melalui orangtua siswa kami menanyakan megenai sumbangan untuk pembangunan di sekolah nya, orang tua siswa menyampaikan bahwa bapak silahkan saja langsung ke anak saya untuk menanyakannya, yang saya tahu anak saya di pinta 300 rb. 


Awak media pun menghubungi anak yang bersekolah di SMAN 1 Sukatani yang sebentar lagi akan lulus, melalui sambungan whats app kami pun menanyakan terkait adanya sumbangan untuk pembangunan, siswa kelas 12 yang telah merayakan perpisahan di SMAN 1 sukatani dan tidak ingin disebutkan namanya memaparkan ;


Media : Mau nanyain.. Kemarin ada iuran sumbangan buat pembangunan di sekolah ga..

Siswa : ada 300 rbu

 Media : Itu sebelumnya ada rapat ga di sekolah

Siswa : kurang tau

Media : Orangtua ada rapat ga

Siswa : eh ada yg rapat mewakili siswa yg sama  temen, kalo rapat orngtua gaada

Media : Itu semua siswa di minta sumbangan.. tau ga Dari kelas berapa aja yang di minta sumbangan..

Siswa : semua kelas 12,kurang tau kalo kls 10 sama kls 11 mah,yg aku tau mah kls 12 itu di minta semua,cuman kaget aja ada iuran buat bangunan sampe 300,waktu di bagi rapot itu kata wali kls itu bayar bangunan seikhlasnya orngtua aku ngasih 20 tapi pas pengambilan surat kelulusan itu di pinta lagi 300.


Adanya hal tersebut kuat dugaan siswa di pungut biaya dengan dalih sumbangan,hal ini perlu penanganan serius dari pihak pihak terkait baik dinas maupun pihak aparat penegak hukum, agar tidak terulang kembali adanya pungutan berkedok sumbangan yang di nilai sangat membebani orangtua siswa. 


Kebanyakan orang tua siswa takut untuk melaporkan adanya dugaan pungutan di sekolah kepihak terkait. 


Dimohon dinas pendidikan Provinsi dan juga aparat penegak hukum menindak tegas sekolah sekolah yang membebani siswa dan orangtua siswa dengan dalih sumbangan. 


( yn)